UMMATUMMAT

JUSTEKJUSTEK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan model matematika dan memprediksikan jumlah produksi padi di Kabupaten Padang Lawas tahun 2023-2028 dengan menggunakan metode Least Square. Metode Least Square merupakan suatu metode prediksi yang digunakan untuk melihat trend dari time series dengan meminimumkan jumlah selisih kuadratnya. Hasil akhir penelitian ini menghasilkan model persamaan Y = 72.069,11 (-993,82435)(X). Dari model persamaan menunjukan hasil prediksi padi menggunakan metode least square di Kabupaten Padang Lawas pada tahun 2023 diperkirakan sebanyak 63.115,69 ton, pada tahun 2024 sebanyak 61.128,04 ton, pada tahun 2025 sebanyak 59.140,39 ton, pada tahun 2026 sebanyak 57.152,74 ton pada tahun 2027 sebanyak 55.165,10 ton dan pada tahun 2028 sebanyak 53.177,45 ton dan dari hasil pengolahan data, perhitungan nilai error menggunakan MAPE adalah sebesar 4,23357%.

Hasil model persamaan prediksi produksi padi menggunakan Metode Least Square di Kabupaten Padang Lawas pada tahun 2023 diperkirakan sebanyak 63.115,69 ton, pada tahun 2024 sebanyak 61.128,04 ton, pada tahun 2025 sebanyak 59.140,39 ton, pada tahun 2026 sebanyak 57.152,74 ton pada tahun 2027 sebanyak 55.165,10 ton dan pada tahun 2028 sebanyak 53.177,45 ton dan dari hasil pengolahan data perhitungan nilai error menggunakan MAPE adalah sebesar 4,23357%.

Untuk meningkatkan akurasi prediksi produksi padi, penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti cuaca, ketersediaan air, dan perubahan lahan. Selain itu, studi komparatif antara metode Least Square dengan metode peramalan lainnya dapat dilakukan untuk menentukan metode mana yang paling efektif dalam memprediksi produksi padi di Kabupaten Padang Lawas. Terakhir, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model prediksi yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan variabel-variabel tambahan seperti penggunaan pupuk dan teknik bercocok tanam yang tepat.

Read online
File size468.81 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test