MAHESA CENTERMAHESA CENTER

Journal of Agriculture ScienceJournal of Agriculture Science

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan produktivitas peremajaan kelapa sawit rakyat melalui program skema pemerintah dan pendanaan mandiri pada Kelompok Tani Lubuk Basung Manggopoh (LBM). Permasalahan utama yang dihadapi petani adalah rendahnya produktivitas akibat penggunaan bibit tidak unggul dan usia tanaman yang sudah tidak produktif. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui wawancara kepada 62 responden, terdiri dari 31 petani penerima skema pemerintah sebagai pembanding 31 petani dengan pendanaan mandiri. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk melihat perbedaan produktivitas kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas kebun sawit dengan skema pemerintah rata-rata mencapai 11 ton/ha/tahun, sedangkan pendanaan mandiri hanya mencapai 6,1 ton/ha/tahun. Perbedaan ini dipengaruhi oleh penggunaan bibit unggul bersertifikat, standar teknis budidaya, serta adanya pendampingan teknis pada skema pemerintah. Sementara itu, keterbatasan modal dan akses terhadap sarana produksi pada pendanaan mandiri menyebabkan produktivitas lebih rendah. Kesimpulannya, skema pemerintah lebih efektif dalam meningkatkan produktivitas dan berpotensi mendorong kesejahteraan petani serta keberlanjutan kelapa sawit di wilayah penelitian.

Terdapat perbedaan yang signifikan biaya replanting skema pemerintah dan mandiri.Produktivitas tanaman kelapa sawit melalui program skema pemerintah sebanyak 11 ton/ha/tahun.Sedangkan produktivitas tanaman yang menggunakan pendanaan mandiri sebanyak 6,1 ton/ha/tahun.Skema pemerintah lebih efektif dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani dibandingkan pendanaan mandiri.

Bertolak dari penelitian ini, penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi (1) dampak efisiensi biaya pada skema pendanaan mandiri terhadap produktivitas jangka panjang, terutama dalam konteks akses terbatas terhadap sumber daya; (2) optimalisasi skema pemerintah melalui formulasi kebijakan pendamping yang lebih inklusif untuk petani di luar skema bantuan; dan (3) pengembangan varietas bibit sawit alternatif yang memiliki biaya produksi rendah namun tetap unggul secara produktivitas untuk diaplikasikan dalam sistem pendanaan mandiri.

  1. Analisis Perbandingan Pembiayaan Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat: Skema Pemerintah vs. Pendanaan Mandiri... doi.org/10.34007/cultivate.v3i2.966Analisis Perbandingan Pembiayaan Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat Skema Pemerintah vs Pendanaan Mandiri doi 10 34007 cultivate v3i2 966
  1. #pendanaan mandiri#pendanaan mandiri
  2. #sawit rakyat skema#sawit rakyat skema
Read online
File size569.62 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1yr
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test