UHOUHO

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)

Lamun (seagrass) merupakan tumbuhan bawah laut yang memiliki peran ekologis yang sangat penting di ekosistem pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kerapatan lamun di wilayah hukum adat (Kaombo) Desa Wabula, Buton, Sulawesi Tenggara. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling pada tiga stasiun yang memiliki karakteristik ekosistem berbeda. Hasil penelitian menunjukkan adanya tujuh spesies lamun, yaitu Enhalus acoroides (Ea), Thalasia hemprichii (Th), Halodule uninervis (Hu), Syringodium isoetifolium (Si), Cymodocea serrulata (Cs), Cymodocea rotundata (Cr), dan H. ovalis (Ho). Kerapatan lamun tertinggi ditemukan pada spesies E. acoroides di stasiun I, sedangkan spesies T. hemprichii mendominasi di stasiun II dan III. Data kualitas air menunjukkan suhu berkisar antara 29-30,2°C, kecerahan 100%, kecepatan arus 0,55-0,72 m/s, salinitas 30 ppt, pH 7, dan kandungan oksigen terlarut 8 mg/L. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengelolaan ekosistem lamun yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pelestarian keanekaragaman hayati pesisir di perairan Desa Wabula.

hemprichii memiliki tingkat kerapatan yang lebih tinggi dengan kategori sangat rapat dibandingkan dengan lamun jenis lain yang ditemukan di lokasi penelitian.Parameter kualitas air di wilayah perairan laut Hukum Adat Wabula masih ideal untuk mendukung pertumbuhan lamun secara optimal.

Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut hubungan antara kerapatan lamun dengan parameter kualitas air, seperti salinitas, pH, dan kandungan oksigen terlarut, untuk memahami pengaruhnya terhadap kesehatan ekosistem lamun. (2) Melakukan studi longitudinal untuk memantau perubahan kerapatan lamun dan kualitas air secara berkala, sehingga dapat mengidentifikasi tren dan pola yang terjadi. (3) Menjelajahi hubungan antara keanekaragaman hayati lamun dengan ekosistem pendukung lainnya, seperti mangrove dan terumbu karang, untuk memahami interaksi dan ketergantungan antara spesies dalam ekosistem pesisir.

Read online
File size361.81 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test