UHOUHO

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)

Gelombang laut di Perairan Pulau Buton cukup dinamis karena dipengaruhi langsung oleh Laut Banda dan Laut Flores dan memiliki kedalaman laut yang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui arah penjalaran dan tinggi gelombang signifikan pada Perairan Pulau Buton selama periode 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah model SWAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelombang terendah pada musim Barat dengan ketinggian 0,45 meter menjalar dari Arah Barat dan gelombang tertinggi pada musim Timur dengan ketinggian 1 meter menjalar dari Arah Tenggara. Kecepatan angin tertinggi pada Musim Timur yaitu 5-7 m/s dan terendah pada Musim Barat yaitu 2-5 m/s. Kondisi angin dan pengaturan domain model sangat mempengaruhi output model gelombang.

Berdasarkan hasil penelitian, tinggi gelombang signifikan di Perairan Pulau Buton selama tahun 2018 bervariasi setiap musimnya.Gelombang signifikan tertinggi pada Musim Timur mencapai 1 meter.Musim Barat mencapai 0,45 meter, Musim Peralihan I mencapai 0,7 meter, dan Musim Peralihan II mencapai 0,65 meter.Tinggi gelombang signifikan pada area observasi bervariasi antara 0,55-1,6 meter.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan hasil yang diperoleh dari model SWAN dan model WW3 memiliki pola yang relatif sama.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim terhadap pola gelombang di Perairan Pulau Buton dengan mempertimbangkan data jangka panjang. Selain itu, dapat dilakukan perbandingan kinerja model SWAN dengan model lain seperti WAM atau WAVEWATCH untuk meningkatkan akurasi prediksi gelombang. Studi lebih lanjut juga diperlukan untuk menganalisis hubungan antara variabilitas angin dan perubahan musim terhadap karakteristik gelombang signifikan, serta pengembangan sistem pemantauan real-time berbasis model numerik untuk mitigasi risiko bencana laut.

Read online
File size504.92 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test