ASDKVIASDKVI
Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan DesainAbstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan DesainSirkulasi udara dan pencahayaan alami merupakan salah satu aspek kunci yang memengaruhi kenyamanan penggunaan ruangan, terutama di gedung asrama mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kenyamanan termal lebih mendalam, dengan fokus pada sirkulasi udara dan pencahayaan alami di dalam kamar asrama mahasiswa di Kepulauan Riau. Metode kualitatif digunakan, dengan mengumpulkan data terkini mengenai bangunan terpilih. Simulasi bangunan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) dan DIALux dilakukan untuk menganalisis kecepatan sirkulasi udara dan kualitas pencahayaan alami di dalam ruangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum evaluasi, kamar asrama menghadapi masalah termal terkait sirkulasi udara yang buruk dan pencahayaan alami yang tidak memadai. Kecepatan angin tercatat kurang dari 2 m/s, dan aliran udara masuk dan keluar bertabrakan karena hanya terdapat satu akses ventilasi. Evaluasi menggunakan ventilasi silang melalui bukaan ruangan menunjukkan dampak positif terhadap sirkulasi udara dalam ruangan, dengan meningkatkan kecepatan angin menjadi 2–4 m/s. Konsep ventilasi silang juga meningkatkan pembuangan dan pertukaran udara dalam ruangan, sehingga mencegah stagnasi udara. Dalam hal pencahayaan alami, simulasi menunjukkan bahwa intensitas pencahayaan di beberapa ruangan berada di bawah standar minimum 250 lux, terutama di area yang jauh dari bukaan jendela. Setelah modifikasi tata letak jendela dan penambahan elemen transmisi cahaya sekunder, tingkat pencahayaan meningkat secara signifikan hingga memenuhi standar yang direkomendasikan. Temuan ini menyoroti pentingnya menggabungkan strategi ventilasi pasif dan pencahayaan alami dalam desain asrama mahasiswa. Peningkatan aspek lingkungan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan termal tetapi juga mendukung kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan penghuni. Studi ini berkontribusi pada semakin banyaknya penelitian tentang desain asrama berkelanjutan dan dapat digunakan sebagai referensi untuk perencanaan arsitektur dan perbaikan kebijakan di masa mendatang.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebelum dilakukan evaluasi, ruang kamar asrama mahasiswa Kepulauan Riau di Yogyakarta memiliki permasalahan termal terkait sirkulasi udara dan pencahayaan alami.Sirkulasi udara yang buruk disebabkan oleh satu akses ventilasi dan kecepatan angin rendah, sementara pencahayaan alami tidak memadai terutama di area yang jauh dari jendela.Penerapan ventilasi silang melalui modifikasi bukaan ruangan menunjukkan dampak positif dengan meningkatkan kecepatan angin dan pertukaran udara, serta meningkatkan intensitas pencahayaan hingga memenuhi standar yang direkomendasikan.Dengan demikian, desain yang menggabungkan strategi ventilasi pasif dan pencahayaan alami dapat meningkatkan kenyamanan termal, kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan penghuni asrama.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis material bukaan terhadap performa termal dan visual ruang kamar asrama, termasuk mempertimbangkan aspek biaya dan keberlanjutan. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan desain ventilasi silang dengan sistem ventilasi mekanis untuk menentukan solusi yang paling optimal dalam meningkatkan kualitas udara dan kenyamanan termal. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada perilaku penghuni asrama terkait penggunaan bukaan dan preferensi pencahayaan alami, untuk memahami bagaimana desain dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan pengguna. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang desain asrama yang berkelanjutan dan berpusat pada manusia, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup mahasiswa.
- Analisis Pengaruh Bukaan terhadap Sirkulasi Udara dan Pencahayaan Alami pada Ruang Kamar Bangunan Asrama... doi.org/10.62383/abstrak.v2i4.872Analisis Pengaruh Bukaan terhadap Sirkulasi Udara dan Pencahayaan Alami pada Ruang Kamar Bangunan Asrama doi 10 62383 abstrak v2i4 872
- Analisis Pencahayaan Alami Rumah Tinggal Menggunakan Simulasi Dialux | Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia.... doi.org/10.32315/jlbi.v11i3.115Analisis Pencahayaan Alami Rumah Tinggal Menggunakan Simulasi Dialux Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia doi 10 32315 jlbi v11i3 115
- PENGALIRAN UDARA UNTUK KENYAMANAN TERMAL RUANG KELAS DENGAN METODE SIMULASI COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS... journals.ums.ac.id/index.php/sinektika/article/view/1438PENGALIRAN UDARA UNTUK KENYAMANAN TERMAL RUANG KELAS DENGAN METODE SIMULASI COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS journals ums ac index php sinektika article view 1438
| File size | 561.83 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode observasi. Sampel berupa konsentrasi NO2 dan SO2 di lima lokasi strategis:Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode observasi. Sampel berupa konsentrasi NO2 dan SO2 di lima lokasi strategis:
DINAMIKADINAMIKA Inovasi berbasis kombinasi bunga mawar kubis dan peppermint diketahui memiliki efek menenangkan dan menyegarkan. Keterampilan pengrajin lansia meningkatInovasi berbasis kombinasi bunga mawar kubis dan peppermint diketahui memiliki efek menenangkan dan menyegarkan. Keterampilan pengrajin lansia meningkat
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Sebagai kesimpulan, perkembangan jejaring sosial khususnya sosial media di Indonesia dan secara khusus di Kota Semarang sebagai ibu kota Provinsi JawaSebagai kesimpulan, perkembangan jejaring sosial khususnya sosial media di Indonesia dan secara khusus di Kota Semarang sebagai ibu kota Provinsi Jawa
UNSIQUNSIQ Terbentuk sistem identitas visual baru yang koheren dan profesional pada logo serta desain kemasan, berhasil mengangkat narasi budaya lokal Lamongan. ImplementasiTerbentuk sistem identitas visual baru yang koheren dan profesional pada logo serta desain kemasan, berhasil mengangkat narasi budaya lokal Lamongan. Implementasi
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis pengalaman dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi masyarakat mengenaiKegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis pengalaman dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi masyarakat mengenai
UNIPASBYUNIPASBY Pada tahap selanjutnya, pementasan ini bisa juga digunakan dalam berbagai muatan, misalnya. pelatihan bahasa Jawa atau bahasa Inggris melalui media pementasanPada tahap selanjutnya, pementasan ini bisa juga digunakan dalam berbagai muatan, misalnya. pelatihan bahasa Jawa atau bahasa Inggris melalui media pementasan
UMSBUMSB Hasil dan Kesimpulan: paparan polusi udara dapat berdampak buruk pada kesehatan terutama pada sistem kardiovaskular, baik paparan jangka pendek maupunHasil dan Kesimpulan: paparan polusi udara dapat berdampak buruk pada kesehatan terutama pada sistem kardiovaskular, baik paparan jangka pendek maupun
UNMUHUNMUH Jumlah balita yang mengalami ISPA mencapai 51,4%. Tindakan inhalasi sederhana merupakan alternatif dalam penanggulangan balita dengan ISPA mengingat terapiJumlah balita yang mengalami ISPA mencapai 51,4%. Tindakan inhalasi sederhana merupakan alternatif dalam penanggulangan balita dengan ISPA mengingat terapi
Useful /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Dari hasil analisis bivariat diperoleh variabel umur nilai ρ value 0. 045, variabel paritas nilai ρ value 0. 036 variabel pendidikan diperoleh nilaiDari hasil analisis bivariat diperoleh variabel umur nilai ρ value 0. 045, variabel paritas nilai ρ value 0. 036 variabel pendidikan diperoleh nilai
UNMUHUNMUH Perancangan visual branding melalui desain logo dan kemasan berhasil meningkatkan nilai produk batik tulis Semboro sesuai latar belakang dan visi‑misi.Perancangan visual branding melalui desain logo dan kemasan berhasil meningkatkan nilai produk batik tulis Semboro sesuai latar belakang dan visi‑misi.
UINUIN Sistem direktif, misalnya, menempatkan maqāṣid al-sharīat sebagai rujukan utama untuk setiap reformasi atau proses perubahan dan dinamisasi hukum Islam,Sistem direktif, misalnya, menempatkan maqāṣid al-sharīat sebagai rujukan utama untuk setiap reformasi atau proses perubahan dan dinamisasi hukum Islam,
UINUIN Kedua, sharia dapat berdiri sendiri bagi kelompok agama tertentu yang meyakini kebenarannya dan menempatkannya pada posisi yang lebih tinggi dari hukumKedua, sharia dapat berdiri sendiri bagi kelompok agama tertentu yang meyakini kebenarannya dan menempatkannya pada posisi yang lebih tinggi dari hukum