UHOUHO

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)

Perairan Buton Selatan merupakan perairan laut yang berhubungan langsung dengan Laut Banda. Perairan Buton Selatan dapat dijadikan sebagai daerah potensial penangkapan ikan karena secara geografis dipengaruhi oleh Laut Banda dan Laut Flores, yang mengandung banyak nutrien yang merupakan sumber makanan bagi ikan. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, perlu dilakukan analisis identifikasi suhu permukaan laut dan konsentrasi klorofil-a dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh dan system informasi geografis. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan daerah potensial pendugaan penangkapan ikan dengan mengidentifikasi klorofil-a dan suhu permukaan laut sebagai indikator kesuburan perairan, di Perairan Buton Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan data musiman selama 5 tahun (2017 – 2021) meliputi; data suhu permukaan laut dan klorofil-a yang diekstraksi dari Citra Satelit Aqua MODIS. Data citra tersebut dapat didownload secara gratis dari website https://earthexplorer.usgs.gov/. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada Musim Timur (2017 dan 2019) memiliki kandungan klorofil-a tertinggi dengan nilai konsentrasi 0,62 mg/m³ dan suhu rata-rata permukaan laut adalah 28 °C dan 27 °C. Sedangkan pada Musim Barat-Timur 2017 dan Musim Barat 2020 klorofil-a dan rata-rata suhu permukaan laut sebesar 31 °C. Pada kondisi optimum, suhu berkisar antara 28-30 °C dan konsentrasi klorofil-a > 0,2 mg/m³. Berdasarkan sebaran suhu permukaan laut dan klorofil-a tersebut menunjukan bahwa Perairan Buton Selatan merupakan perairan yang dikategorikan subur dan dapat ditetapkan sebagai daerah potensial penangkapan ikan.

Distribusi klorofil-a selama 5 tahun (2017 – 2021) di Perairan Buton Selatan menunjukan bahwa konsentrasi klorofil-a tertinggi terjadi pada musim Timur tahun 2017 dengan nilai 0,62 mg/m³.Sedangkan konsentrasi klorofil-a terendah terjadi pada musim peralihan Barat - Timur pada tahun 2020 dengan nilai klorofil-a 0,11 mg/m³.Distribusi SPL selama 5 tahun (2017 – 2021) di Peraiaran Buton Selatan menunjukan bahwa SPL tertinggi terjadi pada musim Barat tahun 2021 dengan nilai SPL 31,7°C dan nilai SPL terendah berada pada musim Timur tahun 2019 dengan nilai SPL 26,8 °C.Hubungan antara klorofil-a dan SPL selama 5 tahun (2017 – 2021) di Perairan Buton Selatan menunjukan bahwa, SPL dan klorofil-a mempunyai keterkaitan untuk menunjang kesuburan dan sebagai indikator pendugaan daerah penangkapan ikan potensial.Semakin tinggi SPL pada musim peralihan Barat– Timur maka semakin rendah nilai klorofil-a di Perairan Buton Selatan.Berbeda hal-nya dengan musim timur Semakin rendah nilai SPL maka nilai klorofil-a tinggi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi dampak perubahan iklim terhadap dinamika klorofil-a dan suhu permukaan laut di Perairan Buton Selatan, karena perubahan iklim berpotensi memengaruhi ketersediaan nutrisi dan produktivitas perairan. Selain itu, penggunaan teknologi penginderaan jauh yang lebih mutakhir, seperti satelit dengan resolusi spasial dan temporal tinggi, dapat meningkatkan akurasi pemetaan daerah penangkapan ikan. Penelitian juga dapat menggabungkan data cuaca dan arus laut untuk memprediksi perubahan musiman secara lebih tepat, sehingga membantu nelayan dalam menentukan lokasi penangkapan ikan yang optimal.

Read online
File size1.25 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test