UHOUHO

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)

Beberapa hal penentu keberhasilan pertumbuhan rumput laut selain kualitas bibit adalah faktor oseanografi dan metode yang digunakan dalam membudidaya rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor oseanografi terhadap pertumbuhan rumput laut dengan menggunakan metode rakit jaring apung. Penelitian ini diharapkan dapat memperbaiki kualitas produksi yang maksimal dan sebagai bahan informasi tambahan bagi masyarakat petani rumput laut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2015-Januari 2016 di Kelurahan Lakorua Kecamatan Mawasangka Kabupeten Buton Tengah. Penelitian ini menggunakan metode Rakit Jaring Apung. Parameter uji pertumbuhan rumput laut adalah Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS), dan parameter pengaruh pertumbuhan adalah faktor oseanografi data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS 22,0 For Windows dan Argis 10,2. Laju pertumbuhan spesifik terjadi pada hari ke 14 dengan kisaran nilai 2,75%/hari untuk stasiun satu dan stasiun dua 2,42%/hari, namun pada pengukuran hari ke 28 mengalami penurunan dengan kisaran nilai 1,65%/hari untuk stasiun satu dan stasiun dua 1,28%/hari dan untuk pengukuran hari ke 42 dengan kisaran nilai 1,34%/hari untuk stasiun satu dan stasiun dua 1,57%/hari. Pertumbuhan rumput laut selama pemeliharan berhubungan positif dengan salinitas, suhu dan DO.

Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa laju pertumbuhan spesifik rumput laut pada stasiun satu diperoleh dengan kisaran 134-275%/hari dan stasiun dua diperoleh dengan kisaran 128-242%/hari.Hasil uji korelasi menunjukan bahwa tidak semua parameter oseanografi berpengaruh pada pertumbuhan rumput laut apabila dilihat dari analisis korelasi pearson, dimana parameter yang berpengaruh untuk faktor fisika adalah suhu.Sementara untuk faktor kimia yang berpengaruh adalah salinitas dan DO dan Untuk parameter oseanografi yang tidak mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan rumput laut setelah dilakukan uji korelasi person adalah kecerahan, kedalaman, dan arus (parameter fisika) sementara untuk parameter kimia adalah pH, salinitas, nitrat, fosfat.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi nutrien (seperti nitrat dan fosfat) terhadap pertumbuhan rumput laut di lokasi yang sama, dengan membandingkan hasilnya terhadap kondisi saat ini. Selain itu, studi tentang efektivitas metode budidaya alternatif, seperti sistem keramba jaring apung berbahan baku lokal, bisa dikembangkan untuk menemukan solusi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Terakhir, penelitian tentang adaptasi rumput laut terhadap perubahan iklim jangka panjang, termasuk fluktuasi suhu dan salinitas, dapat memberikan wawasan penting untuk memastikan ketahanan usaha budidaya di masa depan.

Read online
File size675.24 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test