UHOUHO

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)

Bivalvia merupakan golongan kekerangan remis, dan sebangsanya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-April 2022 di perairan Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat. Analisis tekstur substrat dilakukan di Laboratorium Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo. Pengambilan sampel bivalvia dilakukan dengan dua kali pengulangan dari masing-masing stasiun. Pengambilan dilakukan dengan meletakan transek kuadrat ukuran 1 x 1 meter sebanyak 5 transek pada petak contoh 10 x 10 meter sebagai daerah patokan pengambilan sampel bivalvia. Hasil Penelitian ditemukan tiga jenis bivalvia Anadara Granosa, Polymesoda Bengalensis, dan Tellina Laevigate dengan nilai komposisi jenis berkisar antara 24 - 40%. Nilai kepadatan bivalvia berkisar antara 5.3 – 10.1 ind/m2. Jenis mangrove yang temukan adalah jenis Rhizophora mucronata, Rhizophora Apiculata dan Sonneratia Alba dengan nilai kerapatan berkisar antara 800 – 2600 pohon/ha. Tingginya mangrove pada stasiun III mempengaruhi keberadaan bivalvia di perairan tersebut.

Jenis bivalvia dengan komposisi tertinggi adalah Polymesoda Bengalensis (40%), sedangkan terendah pada Tellina Laevigate (24%).Kepadatan bivalvia tertinggi ditemukan di stasiun III (10.1 ind/m2) dan terendah di stasiun I (5.Kerapatan mangrove tertinggi pada Rhizophora mucronata (2.600 pohon/ha) dan terendah pada Sonneratia Alba (800 pohon/ha).Pola distribusi bivalvia cenderung mengelompok, dengan kerapatan mangrove memengaruhi kepadatan bivalvia.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang rehabilitasi hutan mangrove terhadap kepadatan dan kesehatan populasi bivalvia. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap pola distribusi bivalvia di ekosistem mangrove, khususnya dalam konteks kenaikan permukaan laut dan perubahan salinitas. Penelitian juga bisa fokus pada interaksi antara jenis substrat berbeda (lumpur, pasir) dengan kelimpahan bivalvia, serta membandingkan pola distribusi di daerah dengan tingkat aktivitas manusia yang berbeda.

Read online
File size761.63 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test