UHOUHO

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)

Bintang laut merupakan salah satu kelompok hewan dalam Filum Echinodermata yang ditemukan hampir di semua perairan di Indonesia. Bintang laut biasanya ditemukan pada ekosistem yang ada di pesisir, termasuk ekosistem lamun. Lamun merupakan tempat bagi sebagian besar organisme khususnya bintang laut untuk mencari makan, berpijah dan tempat berlindung dari predator. Perbedaan pemilihan habitat pada organisme biasanya disebabkan oleh faktor internal (genetik) dan eksternal (kemampuan adaptasi dengan lingkungannya). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan kepadatan bintang laut dan lamun di Perairan Desa Langara Bajo berdasarkan jenis substratnya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2018 di perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode stasiun pengamatan. Penelitian ini menemukan tiga jenis bintang laut, yaitu Protoreaster nodosus, Linckia laevigata dan Archaster typicus dengan kepadatan berkisar 1.63-2 ind/m2. Jenis lamun yang ditemukan berasal dari jenis Enhalus acoroides dengan kepadatan berkisar 189.7-589.7 tegakan/m2. Jenis bintang laut P.nodosus banyak ditemukan di stasiun yang kerapatan lamunnya tinggi denan substrat berpasir, sedangkan jenis A. typicus ditemukan pada stasiun yang kerapatan lamunnya jarang dengan substrat berpasir.

Jenis bintang laut yang ditemukan di Perairan Desa Langara Bajo adalah P.Dengan kepadatan berkisar antara 1,07 dan 2,00 ind/m2.Jenis lamun yang ditemukan di Perairan Desa Langara Bajo adalah E.acoroides dengan kepadatan berkisar antara 189,7 dan 589,7 tegakan/m2.nodosus banyak ditemukan di perairan yang tingkat kerapatan lamunnya tinggi, sedangkan jenis A.typicus ditemukan pada substrat berpasir yang jarang ditumbuhi lamun atau dominan substrat pasir.

Berdasarkan hasil penelitian, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi preferensi habitat bintang laut di substrat berbeda seperti batu atau pasir kasar. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap distribusi bintang laut di padang lamun dapat dikembangkan sebagai arah penelitian baru. Selain itu, penelitian lebih lanjut tentang interaksi antara bintang laut dan komunitas lamun di wilayah lain di Indonesia dapat menjadi saran yang relevan untuk memperluas pemahaman tentang ekosistem laut.

Read online
File size552.88 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test