UHOUHO

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi spasial lamun meliputi jenis, kerapatan dan persentase penutupan lamun berdasarkan kerapatan dan kualitas perairan terhadap pertumbuhan lamun. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016–Januari 2017 di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe. Pengambilan sampel lamun menggunakan transek kuadrat ukuran 1 m x 1 m di wilayah penelitian yang ditentukan berdasarkan kerapatan lamun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 jenis lamun yang ditemukan di lokasi penelitian (Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Halodule uninervis, Halophila ovalis, dan Syringodium isoetifolium). Kerapatan lamun tertinggi berada pada substrat lempung berpasir (445,31 tegakan/m²) termasuk dalam kategori rapat, kerapatan jenis lamun sedang berada pada substrat pasir berlempung (233,98 tegakan/m²) termasuk dalam kategori agak rapat dan kerapatan jenis lamun terendah berada pada substrat lempung (180,65 tegakan/m²) termasuk dalam kategori jarang. Persentase penutupan jenis lamun tertinggi (56,71%), sedang (38,72%), dan terendah (25,80%).

Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat ditarik simpulan, yakni.Distribusi spasial kerapatan lamun jarang di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe ditemukan jenis Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halodule uninervis, Halophila ovalis, Thalassia hemprichii dan Syringodium isoetifolium, kerapatan lamun rapat ditemukan jenis Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halodule uninervis, Halophila ovalis, Thalassia hemprichii dan Syringodium isoetifolium, kerapatan lamun agak rapat ditemukan jenis Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halodule uninervis, Thalassia hemprichii.Kerapatan lamun rapat ditemukan di daerah substrat lempung berpasir dengan persentase penutupan lamun tertinggi dan kerapatan lamun jarang ditemukan di daerah substrat lempung dengan persentase penutupan lamun terendah.Parameter lingkungan yang mempengaruhi distribusi spasial lamun di Perairan Desa Sawapudo Kabupaten Konawe yaitu tipe substrat lempung berpasir.

Penelitian lanjutan dapat menggali dampak aktivitas wisata dan perikanan terhadap kesehatan ekosistem lamun dengan membandingkan kondisi area yang terganggu dan tidak terganggu. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang pengaruh perubahan substrat akibat erosi atau aktivitas manusia terhadap kerapatan dan keanekaragaman lamun. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada keterkaitan antara kualitas air (seperti tingkat polusi) dengan penyebaran spesies lamun tertentu, khususnya yang rentan terhadap gangguan ekologis.

Read online
File size799.98 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test