UHOUHO

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)

Makroalga merupakan sumber daya hayati laut yang memiliki nilai ekonomis penting yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan obat-obatan. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Desa Langara Bajo Konawe Kepulauan yang bertujuan untuk menggetahui Struktur Komunitas Makroalga, seperti indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi, dan pola sebaran makroalga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2018, yang meliputi pengambilan data dan penggolahan data penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan metode transek kuadrat. Pengambilan data di setiap stasiunnya dilakukan sebanyak 3 kali. Jenis makroalga yang diperoleh yaitu Halimeda opuntia, Neomeris vanbosseae, Valonia fastigiata, Dictyosphaeria cavernosa, Halimeda discoidea, Halimeda tuna, Halimeda macrobola, Ceulerpa serrulata, Chlorodesmis fastigiata, Turbinaria ornota, Dictyota bartayresiana, Padina australis, Sargassum polycystum, Amphiroa fragilissima, Glacilaria cotoni, Acanthopora spicifera, Laurencia tronai, dan Glacilaria salicornia. Indeks keanekaragaman jenis makroalga (H) berkisar antara 0,748−2,182, indek keseragaman (E) berkisar antara 0,477−0,878, indeks dominansi (D) berkisar antara 0,144−0,581, pola sebaran (Id) berkisaran antara 0,705−2,903 termasuk kategori merata dan mengelompok. Substrat pada lokasi penelitian bertekstur pecahan karang dan pasir.

Berdasarkan hasil penelitian, struktur komunitas makroalga di Perairan Desa Langara Bajo menunjukkan keanekaragaman jenis yang sedang hingga rendah, pola sebaran yang merata dan mengelompok, serta parameter lingkungan seperti suhu, salinitas, dan pH yang mendukung pertumbuhan makroalga.Penelitian ini menemukan bahwa indeks keanekaragaman (H) berkisar antara 0,748–2,182, indeks keseragaman (E) antara 0,477–0,878, dan indeks dominansi (D) antara 0,144–0,581.Hasil ini menunjukkan bahwa substrat pecahan karang dan pasir mempengaruhi distribusi dan keanekaragaman makroalga di lokasi tersebut.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas lokasi pengambilan sampel ke wilayah lain di sekitar Konawe Kepulauan untuk membandingkan perbedaan struktur komunitas makroalga. Selain itu, studi tentang pengaruh perubahan iklim terhadap distribusi dan keanekaragaman makroalga di perairan tropis perlu dilakukan. Terakhir, penelitian tentang interaksi antara makroalga dengan organisme herbivora dan ekosistem terumbu karang dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang peran makroalga dalam rantai makanan laut.

Read online
File size664.93 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test