UHOUHO

Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan)

Karakteristik habitat Thalassina anomala ditandai dengan keberadaan gundukan yang didalam terdapat liang/sarang. T. anomala merupakan salah satu spesies kunci (Keystone species) di ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Karakteristik Habitat, Kepadatan, Dan Pola Distribusi Lobster Lumpur (Thalassina anomala) di Ekosistem Mangrove Desa Tanjung Tiram, Kec. Moramo Utara, Kab. Konawe Selatan. penilitian ini menggunakan metode purpose sampling untuk penentuan stasiun dan pengambilan sample menggunakan metode simple random sampling. Kepadatan T.anomala dengan nilai tertinggi terdapat pada stasiun II sebesar 4,5 ind/m2 (berlumpur), stasiun I sebesar 2,9 ind/m2 (berpasir), dan stasiun III 1,5 Ind/m2 (kerikil). Pola distribusi lobster lumpur (T. anomala) di setiap stasiun bersifat acak dikarenakan gundukan yang bentuk sangat berjarak. Suhu salinitas, dan pH tanah memperlihatkan hubungan atau korelasi yang sangat signifikan dengan nilai signifikasi 0,0001, dengan kata lain bahwa beberapa faktor pembatas tersebut memiliki korelasi yang sangat erat dengan parameter kelembapan substrat liang (P<0,01). Ekosistem mangrove desa tanjung tiram merupakan habitat yang optimal bagi keberadaan gundukan dan populasi lobster lumpur (T. anomala) dikarenakan tipe substratnya sangat mendukung organisme ini dalam membuat sarang/liang serta memiliki peran ekologis yang penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem mangrove.

anomala berada pada ekosistem mangrove dengan karakteristik berbentuk gundukan yang terhubung dengan liang atau sarang di bawahnya dan sangat dipengaruhi oleh fluktuasi parameter hidrooseanografi perairan.Kepadatan gundukan tertinggi diperoleh pada stasiun 2 atau pada stasiun dengan substrat berlumpur dengan jumlah 45 gundukan sedangkan kepadatan gundukan terendah (15 gundukan) diperoleh pada substrat kombinasi (lumpur, pasir dan kerikil).anomala pada setiap stasiun memperlihatkan pola distribusi acak (random).

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh perubahan iklim terhadap pola distribusi dan kepadatan T. anomala di ekosistem mangrove, serta analisis peran ekologis spesies ini dalam menjaga keseimbangan ekosistem mangrove. Selain itu, studi tentang dampak aktivitas manusia seperti pengambilan substrat dan perubahan kualitas air terhadap habitat T. anomala perlu dilakukan untuk memahami ancaman yang dihadapi spesies ini. Terakhir, penelitian tentang interaksi T. anomala dengan spesies lain dalam ekosistem mangrove dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang dinamika ekosistem tersebut.

Read online
File size338.52 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test