USMUSM

TeknikaTeknika

Pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Paket 2.2B menghadapi tantangan teknis berupa trase elevated di atas jalan arteri Ring Road Utara yang memiliki volume lalu lintas sangat padat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode Sosrobahu, mengevaluasi efektivitas manajemen ruang, dan mengidentifikasi strategi mitigasi risiko operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Sosrobahu secara signifikan mampu mereduksi gangguan lalu lintas dengan membatasi area kerja pada median jalan. Analisis keselamatan melalui HIRADC mengonfirmasi bahwa metode ini menurunkan tingkat risiko keselamatan publik dan risiko benda jatuh dibandingkan metode konvensional, mengingat proses pemutaran hanya memerlukan waktu ±1 jam pada malam hari. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa sinergi antara inovasi teknologi Sosrobahu dan manajemen risiko yang adaptif merupakan solusi efektif untuk pembangunan infrastruktur di kawasan urban padat guna menjamin mutu serta keselamatan konstruksi khususnya pada Proyek Jalan Tol.

Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa implementasi metode Sosrobahu pada Proyek Strategis Nasional Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Paket 2.2B merupakan solusi keteknikan yang sangat efektif dalam mengatasi keterbatasan ruang kerja di kawasan dengan volume lalu lintas padat.Penggunaan teknologi Landasan Putar Bebas Hambatan (LPBH) terbukti secara signifikan mampu meminimalkan gangguan terhadap mobilitas publik.Keberhasilan tahapan kritis didukung oleh penerapan strategi HIRADC yang ketat serta koordinasi lintas instansi yang transparan.

Berdasarkan latar belakang proyek yang berada di kawasan urban padat dengan lalu lintas tinggi, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model prediktif untuk mengoptimalkan jadwal pemutaran pier head, mempertimbangkan fluktuasi volume lalu lintas secara real-time guna meminimalkan potensi kemacetan. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode Sosrobahu dengan teknik konstruksi inovatif lainnya, seperti penggunaan precast segmental bridge, untuk mengevaluasi efisiensi biaya dan waktu secara komprehensif. Terakhir, penelitian dapat mengkaji penerapan teknologi sensor canggih untuk memantau kondisi struktural pier head secara kontinu setelah proses pemutaran, guna memastikan integritas dan umur layan struktur secara berkelanjutan, serta mengidentifikasi potensi kerusakan dini yang memerlukan tindakan perbaikan.

  1. IPB University. ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi.org/10.24156/jikk.2020.13.3.289IPB University ipb university pengumuman web maintenance harap lagi team doi 10 24156 jikk 2020 13 3 289
Read online
File size691.03 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test