IAINIAIN

Konseling Edukasi : Journal of Guidance and CounselingKonseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling

Penelitian ini menyelidiki kontribusi kesejahteraan subjektif (SWB) dan rasa syukur terhadap ketahanan akademik mahasiswa bimbingan dan konseling di Indonesia. Studi ini juga menguji apakah rasa syukur beroperasi secara tidak langsung melalui SWB. Desain korelasional prediktif kuantitatif yang didasarkan pada survei lintas-seksi digunakan, dengan data dikumpulkan antara 6 dan 10 April 2026. Peserta adalah 422 mahasiswa bimbingan dan konseling yang direkrut melalui sampel sukarela melalui jaringan media sosial mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah Skala Kesejahteraan Subjektif BBC yang disesuaikan (10 item, a = .825), skala syukur yang berasal dari konsep Emmons (8 item, a = .602), dan skala ketahanan akademik yang berasal dari konstruksi Martin dan Marsh (6 item, a = .761). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda hierarkis dan analisis mediasi sederhana dengan 10.000 sampel bootstrap. Bersama-sama, kedua prediktor berkontribusi secara signifikan terhadap ketahanan akademik, F(2, 419) = 157.00, p < .001, R² = .428. Secara unik, hanya SWB yang signifikan (b = .627, p < .001, f² = .515), sedangkan rasa syukur tidak (b = .051, p = .230, f² = .003). Analisis mediasi mengungkapkan efek tidak langsung yang signifikan dari rasa syukur terhadap ketahanan akademik melalui SWB (ab = .315, 95% CI [.247, .384]), dengan 86.0% dari efek total dimediasi, pola yang konsisten dengan mediasi penuh. Analisis sensitivitas yang memperbaiki untuk atenuasi menunjukkan bahwa hilangnya efek unik rasa syukur tidak hanya dapat diatribusikan pada keandalan marginal dari skala. Temuan ini menempatkan rasa syukur sebagai sumber daya distal dan SWB sebagai sumber daya proximal untuk ketahanan akademik.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesejahteraan subjektif adalah sumber daya psikologis proximal yang secara langsung mendukung ketahanan akademik mahasiswa bimbingan dan konseling, sedangkan rasa syukur berdiri sebagai sumber daya distal yang beroperasi melalui kesejahteraan subjektif.Tidak signifikansinya kontribusi langsung rasa syukur bukan sebagai penanda ketiadaan peran, tetapi sebagai indikator di mana ia beroperasi dalam rantai sumber daya psikologis.Untuk manajer program studi dan unit layanan bimbingan dan konseling universitas, temuan ini menyarankan bahwa program untuk memperkuat ketahanan mahasiswa harus menempatkan kesejahteraan subjektif sebagai target utama dan target intermediet yang dapat diukur, daripada menargetkan ketahanan akademik secara langsung.Kegiatan bertema rasa syukur tetap relevan sebagai jalur yang membentuk kesejahteraan, dengan evaluasi yang mengukur perubahan dalam kesejahteraan terlebih dahulu sebelum menilai perubahan dalam ketahanan akademik.Pada tingkat kurikulum, penguatan kesehatan mental calon konselor layak dianggap sebagai bagian dari pembentukan kompetensi profesional daripada sebagai layanan tambahan di luar proses akademik.

Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: (1) Mengembangkan program intervensi rasa syukur yang efektif melalui eksperimen terkendali acak yang menempatkan kesejahteraan subjektif sebagai hasil intermediet dan ketahanan akademik sebagai hasil akhir. (2) Melakukan desain panel longitudinal atau penilaian momen ekologis untuk melacak arah hubungan di antara variabel-variabel tersebut. (3) Menguji kembali model dengan instrumen yang divalidasi secara konfirmatori, pemodelan variabel laten, desain longitudinal, dan eksperimen terkendali pada intervensi rasa syukur dengan kesejahteraan subjektif sebagai hasil intermediet.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... bmcpsychology.biomedcentral.com/articles/10.1186/s40359-025-02989-2Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site bmcpsychology biomedcentral articles 10 1186 s40359 025 02989 2
  2. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0022-3514.82.1.112APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0022 3514 82 1 112
  3. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0022-3514.84.2.377APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0022 3514 84 2 377
Read online
File size1.1 MB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test