UMBUMB

Jurnal Ilmiah FIFOJurnal Ilmiah FIFO

Pengelolaan data Bimbingan Konseling (BK) di tingkat Sekolah Dasar seringkali terkendala oleh proses manual yang menyebabkan redudansi data dan minimnya transparansi informasi kepada wali murid. Penelitian terdahulu umumnya berfokus pada sistem akademik umum atau BK di tingkat menengah, sehingga terdapat kesenjangan dalam pengembangan sistem BK yang terintegrasi khusus untuk lingkungan SD dengan pelibatan orang tua. Penelitian ini bertujuan membangun sistem informasi BK berbasis web menggunakan metode User Centered Design (UCD) yang mengacu pada standard ISO 9241-210. Metode ini dipilih untuk menempatkan kebutuhan pengguna (Admin, Guru, dan Orang Tua) sebagai pusat perancangan antarmuka guna memastikan kemudahan penggunaan (usability). Sistem dibangun menggunakan framework PHP/Laravel dan basis data MySQL. Pengujian dilakukan melalui Black-Box Testing dan User Acceptance Test (UAT) terhadap 3 guru dan 5 wali murid. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur fungsional berjalan valid (100%). Hasil UAT mendapatkan skor rata-rata 4.5 (Sangat Baik). Hasil ini sejalan dengan penelitian Hartono et al. yang menyatakan bahwa media berbasis web mampu meningkatkan efektivitas layanan konseling secara signifikan. Kontribusi utama penelitian ini adalah model sistem BK kolaboratif yang menjembatani komunikasi sekolah dan orang tua secara real-time.

Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem informasi Bimbingan Konseling berbasis web yang terintegrasi menggunakan pendekatan User Centered Design, yang terbukti valid secara fungsional dan mendapatkan penerimaan sangat baik dari pengguna dengan skor UAT 4.Kontribusi teoritis penelitian ini terletak pada penerapan metode User Centered Design (UCD) yang efektif menjembatani kesenjangan komunikasi antara sekolah dasar dan wali murid.Secara praktis, sistem ini memberikan solusi efisiensi administrasi bagi guru dan transparansi pengawasan bagi orang tua.Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah responden uji coba yang masih terbatas pada satu sekolah dan belum mencakup fitur konseling daring (tele-counseling).Oleh karena itu, arah penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan fitur chat konsultasi real-time berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk merespons tren teknologi masa depan serta memperluas skala uji coba ke beberapa sekolah untuk menguji skalabilitas sistem.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan fitur chat konsultasi real-time berbasis kecerdasan buatan (AI) guna merespons tren teknologi masa depan. Selain itu, perlu dilakukan uji coba skala besar dengan melibatkan beberapa sekolah untuk menguji skalabilitas sistem. Terakhir, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan algoritma untuk menganalisis perilaku siswa secara lebih mendalam, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih akurat kepada guru dan orang tua.

  1. Implementasi User Centered Design pada Sistem Informasi Bimbingan Konseling Berbasis Web untuk Peningkatan... doi.org/10.22441/fifo.2026.v18i1.001Implementasi User Centered Design pada Sistem Informasi Bimbingan Konseling Berbasis Web untuk Peningkatan doi 10 22441 fifo 2026 v18i1 001
Read online
File size2.15 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test