PD PGMIPD PGMI

JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education)JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education)

Penelitian pendahuluan ini menyelidiki kebutuhan belajar siswa sekolah dasar dan persepsi guru mengenai implementasi pendidikan STEM di sekolah-sekolah di mana pendidikan STEM belum secara resmi diadopsi, khususnya di Kota Sukabumi. Data dikumpulkan dari 127 siswa dan 15 guru melalui kuesioner dan wawancara semi-terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa sejumlah siswa menunjukkan preferensi yang kuat terhadap pembelajaran berbasis proyek (35,43% sangat setuju, 48,82% setuju), pembelajaran berbasis eksperimen (41,73% sangat setuju, 40,16% setuju), dengan dukungan tambahan untuk integrasi teknologi (38,58% sangat setuju, 42,52% setuju) dan kerja kelompok kolaboratif (33,86% sangat setuju, 44,09% setuju). Dari perspektif guru, tantangan utama dalam implementasi STEM termasuk akses terbatas ke alat-alat dan teknologi yang penting, infrastruktur yang tidak memadai (60,00% sangat setuju), dan kesempatan pelatihan yang tidak memadai (46,67% sangat setuju). Dipandu oleh prinsip-prinsip konstruktivisme, penelitian ini menekankan partisipasi aktif siswa dalam pengalaman belajar hands-on dan berbasis penyelidikan. Selain itu, pendekatan multikultural menekankan latar belakang dan gaya belajar yang beragam dari siswa, memperkuat pentingnya strategi instruksional inklusif dan adaptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun minat siswa dalam pembelajaran STEM tinggi, implementasi yang efektif memerlukan perbaikan infrastruktur, alokasi sumber daya yang lebih besar, dan pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru. Penelitian ini menekankan kebutuhan akan penelitian lebih lanjut dan inisiatif yang ditargetkan untuk mendukung integrasi berkelanjutan pendidikan STEM di sekolah dasar.

Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar di Kota Sukabumi memiliki minat tinggi dalam pembelajaran STEM, meskipun implementasinya di sekolah masih terbatas.Banyak siswa lebih menyukai pembelajaran berbasis proyek dan penggunaan teknologi, yang mendukung pendekatan pembelajaran aktif dan menarik.Siswa melaporkan akses terbatas terhadap teknologi, sementara guru menyebutkan infrastruktur yang tidak memadai (60%) dan kurangnya pelatihan profesional (46,67%) sebagai tantangan utama.Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan kebutuhan akan dukungan sistemik dalam pendidikan STEM.Selain itu, sebagian besar siswa mendukung pendekatan pembelajaran konstruktivisme dan multikultural, seperti partisipasi aktif, kerja kelompok, dan materi yang inklusif secara budaya - merefleksikan prinsip-prinsip pembelajaran yang bermakna (Fosnot, 2013, Banks, 1993).Penelitian ini juga menunjukkan bahwa latar belakang budaya siswa secara signifikan membentuk preferensi mereka terhadap berbagai pendekatan pembelajaran STEM.Mereka yang berasal dari budaya kolektif cenderung lebih menyukai pengalaman belajar kolaboratif, sedangkan siswa dari budaya individualis mungkin lebih tertarik pada metode pembelajaran yang didorong oleh teknologi.Observasi ini sejalan dengan perspektif bahwa pendidikan STEM harus disesuaikan dengan konteks budaya siswa yang beragam untuk meningkatkan relevansinya dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran (Santos et al.Untuk meningkatkan kualitas pendidikan STEM di tingkat sekolah dasar, langkah-langkah konkret diperlukan, seperti menyediakan fasilitas yang memadai dan teknologi, menawarkan pelatihan guru yang fokus pada metode STEM dan teknologi pendidikan, serta mengembangkan kurikulum yang inklusif dan kolaboratif.Kemitraan antara sekolah, orang tua, universitas, dan industri juga penting untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek dan pengalaman dunia nyata.Penelitian lebih lanjut harus lebih mengeksplorasi dampak jangka panjang paparan STEM awal, membandingkan perbedaan regional (perkotaan vs pedesaan), mengevaluasi efektivitas program pelatihan guru, dan memeriksa bagaimana prinsip-prinsip konstruktivisme dan multikultural dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum STEM.Upaya-upaya ini diharapkan akan memperkuat fondasi inklusif, relevan, dan berkelanjutan untuk pendidikan STEM di tingkat sekolah dasar.

Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang baru adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang paparan STEM awal pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini dapat menilai apakah paparan STEM awal dapat meningkatkan minat dan keterampilan siswa dalam bidang STEM, serta bagaimana hal itu dapat mempengaruhi prestasi akademik mereka di masa depan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan perbedaan regional dalam implementasi pendidikan STEM, khususnya antara daerah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini dapat menyelidiki tantangan dan peluang yang berbeda yang dihadapi oleh sekolah-sekolah di daerah perkotaan dan pedesaan, serta bagaimana perbedaan ini dapat mempengaruhi implementasi dan hasil pembelajaran STEM. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan guru dalam pendidikan STEM. Penelitian ini dapat menilai apakah program pelatihan yang fokus pada metode STEM dan teknologi pendidikan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan guru dalam mengajar STEM, serta bagaimana hal itu dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran STEM di kelas. Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif untuk pengembangan pendidikan STEM yang inklusif, relevan, dan berkelanjutan di sekolah dasar.

  1. PEMBELAJARAN STEAM DI SEKOLAH DASAR : IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN | Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.... jurnaldikbud.kemendikdasmen.go.id/index.php/jpnk/en/article/view/2388PEMBELAJARAN STEAM DI SEKOLAH DASAR IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan jurnaldikbud kemendikdasmen go index php jpnk en article view 2388
  2. Design and Validation of STEM Integrated e-Modules on Environmental Pollution to Improve Problem-Solving... jpmipa.fkip.unila.ac.id/index.php/jpmipa/article/view/407Design and Validation of STEM Integrated e Modules on Environmental Pollution to Improve Problem Solving jpmipa fkip unila ac index php jpmipa article view 407
  3. The Development of Teaching Material Based on Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM)... journal.unismuh.ac.id/index.php/jpf/en/article/view/4499The Development of Teaching Material Based on Science Technology Engineering and Mathematics STEM journal unismuh ac index php jpf en article view 4499
  4. PRELIMINARY STUDY OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS' LEARNING NEEDS IN STEM EDUCATION: A CONSTRUCTIVISM... e-journal.adpgmiindonesia.com/index.php/jmie/article/view/689PRELIMINARY STUDY OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS LEARNING NEEDS IN STEM EDUCATION A CONSTRUCTIVISM e journal adpgmiindonesia index php jmie article view 689
Read online
File size453.46 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test