UnsilUnsil
Jurnal Ekonomi ManajemenJurnal Ekonomi ManajemenDalam proses pengembangan organisasi, setiap aspek mengalami perubahan baik itu dari dalam maupun dari luar lingkungan organisasi. Untuk menyeimbangkan perubahan tersebut, suatu organisasi melakukan intervensi yang diperlukan. Salah satu intervensi yang berfokus pada Sumber Daya Manusia adalah Intervensi Pembinaan Tim Kerja. Dijelaskan bahwa kerjasama tim dan anggota organisasi adalah tulang punggung suatu organisasi. Tanpa adanya kerjasama atau teamwork yang baik, suatu organisasi tidak akan siap untuk menghadapi perubahan apalagi berkembang. Pembinaan tim kerja dilakukan oleh seorang pemimpin, dan dijalani oleh anggota organisasi yang menjadi bagian dari organisasi. Untuk bisa menghasilkan kerjasama tim yang baik, anggota organisasi harus mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik sesamanya, antar kelompok, maupun ke atasan. Interaksi yang baik menghasilkan hubungan sosial yang baik di organisasi, dengan hubungan yang baik ini suatu kelompok organisasi bisa menyatukan suara dan pikiran mereka untuk bersam-sama mencapai tujuan target organisasi dengan lebih efisien dan memuaskan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, kemudian teknik pengumpulan data menggunakan studi literature untuk menemukan pengaruh dari keberhasilan Intervensi Pembinaan Tim Kerja dalam upaya mengembangkan organisasi.
Intervensi Pembinaan Tim Kerja adalah suatu intervensi yang berfokus pada Sumber Daya Manusia.Selain pengembangan organisasi, perubahan terhadap struktur, kebijakan maupun tujuan organisasi, perlu dilakukan peningkatan kinerja sumber daya manusia atau karyawan organisasi tersebut.Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan partisipasi karyawan dengan peningkatan interaksi dalam organisasi adalah dengan media Tim Kerja.Kerjasama tim di organisasi tidak bisa dipisahkan dari interaksi yang terjadi diantara anggotanya.Interaksi sosial sangat diperlukan dalam sebuah organisasi agar karyawan dapat bekerja dalam meningkatkan kemajuan organisasi, terutama saat-saat organisasi perlu melakukan perubahan dan butuh ide-ide baru dari anggotanya.Berdasarkan penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa pengembangan organisasi melalui Intervensi Pembinaan Tim sangat penting untuk meningkatkan efektivitas organisasi melalui peningkatan kerjasama tim, pola kerja, dan partisipasi karyawan untuk mencapai tujuan organisasi secara bersama-sama sehingga upaya yang dilakukan menjadi lebih efektif dan dipastikan dapat memberikan pengaruh positif bagi organisasi apabila karyawan dan pimpinan dapat bekerja sama melakukan upayanya sesuai perannya masing-masing.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan teknologi digital dalam memperkuat komunikasi dan kolaborasi tim kerja, terutama dalam lingkungan kerja hybrid. Selain itu, perlu dikaji lebih lanjut tentang peran gaya kepemimpinan tertentu dalam meningkatkan efektivitas intervensi pembinaan tim. Penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana pengaruh jangka panjang dari program pembinaan tim terhadap budaya organisasi dan kinerja jangka panjang perusahaan. Ketiga saran ini menggabungkan aspek teknologi, kepemimpinan, dan dampak jangka panjang, yang belum sepenuhnya dieksplorasi dalam penelitian ini.
| File size | 367.55 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UnsilUnsil Dengan kata lain, Customer Engagement secara signifikan memediasi pengaruh Social Media Marketing terhadap Brand Image. Hal ini sejalan dengan teori yangDengan kata lain, Customer Engagement secara signifikan memediasi pengaruh Social Media Marketing terhadap Brand Image. Hal ini sejalan dengan teori yang
SINERGISSINERGIS Perbaikan yang diamati juga mungkin dipengaruhi oleh perubahan fisiologis pascapersalinan alami. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dengan desainPerbaikan yang diamati juga mungkin dipengaruhi oleh perubahan fisiologis pascapersalinan alami. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dengan desain
UMDUMD Teknik penentuan sampel yang digunakan merupakan metode sampel jenuh, sehingga jumlah responden yang digunakan adalah sebanyak 30 orang. Teknik analisisTeknik penentuan sampel yang digunakan merupakan metode sampel jenuh, sehingga jumlah responden yang digunakan adalah sebanyak 30 orang. Teknik analisis
Tel-UTel-U Sumber data dari kuisioner sebanyak 106 orang. Pengujian hipotesis menggunakan metode Path Analysis dan Sobel Test. Hasil penelitian yaitu brand equitySumber data dari kuisioner sebanyak 106 orang. Pengujian hipotesis menggunakan metode Path Analysis dan Sobel Test. Hasil penelitian yaitu brand equity
IMPERIUMINSTITUTEIMPERIUMINSTITUTE Teknik pengumpulan data meliputi wawancara yang dipandu oleh pertanyaan umum dan telaah pustaka yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa SekolahTeknik pengumpulan data meliputi wawancara yang dipandu oleh pertanyaan umum dan telaah pustaka yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Sekolah
SINERGISSINERGIS Hasil menunjukkan peningkatan persentase rata-rata pengetahuan dari 76,6% menjadi 88,4%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p=0,024, mengindikasikanHasil menunjukkan peningkatan persentase rata-rata pengetahuan dari 76,6% menjadi 88,4%. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p=0,024, mengindikasikan
UnsilUnsil Kemudian data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan bantuan software smartPLS. Penelitian ini menemukan bahwa pemberdayaan psikologis tidak mempunyaiKemudian data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan bantuan software smartPLS. Penelitian ini menemukan bahwa pemberdayaan psikologis tidak mempunyai
UnsilUnsil Tujuan penelitian yang telah dilaksanakan adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan komitmen terhadap kinerja melaluiTujuan penelitian yang telah dilaksanakan adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan komitmen terhadap kinerja melalui
Useful /
UnsilUnsil Hasil dari analisis data diperoleh bahwa faktor opinion leadership dan need for uniqueness memberikan pengaruh positif terhadap kontribusi sWOM, sedangkanHasil dari analisis data diperoleh bahwa faktor opinion leadership dan need for uniqueness memberikan pengaruh positif terhadap kontribusi sWOM, sedangkan
UnsilUnsil Besarnya kisaran nilai koefisien determinasi (R2) dengan melihat nilai adjusted R square senilai 0,614 atau sebesar 61,40%. Hasil analisa data penelitianBesarnya kisaran nilai koefisien determinasi (R2) dengan melihat nilai adjusted R square senilai 0,614 atau sebesar 61,40%. Hasil analisa data penelitian
Tel-UTel-U Tana Toraja, sebuah desa wisata di Sulawesi Selatan, dikenal dengan rumah adat khasnya, Tongkonan dan Kete Kesu, yang merepresentasikan identitas budayaTana Toraja, sebuah desa wisata di Sulawesi Selatan, dikenal dengan rumah adat khasnya, Tongkonan dan Kete Kesu, yang merepresentasikan identitas budaya
Tel-UTel-U Penelitian ini menyimpulkan bahwa universitas dapat meningkatkan motivasi karyawan dengan berfokus pada praktik-praktik yang membantu karyawan mencapaiPenelitian ini menyimpulkan bahwa universitas dapat meningkatkan motivasi karyawan dengan berfokus pada praktik-praktik yang membantu karyawan mencapai