169169

Jurnal Seni MakalanganJurnal Seni Makalangan

Penelitian tari di perguruan tinggi seni di Indonesia sering kali menghadapi tegangan mendasar: metodologi penelitian konvensional belum mampu menangkap dimensi-dimensi pengetahuan tari yang bersifat korporeal, relasional, dan transmisif. Pengetahuan yang hidup dalam tubuh penari, yang terbentuk melalui proses latihan berulang, hubungan guru-murid, dan penghayatan karakter, kerap luput dari tangkapan instrumen penelitian yang bersifat tekstual dan representasional. Artikel ini menawarkan a/r/tografi sebagai alternatif metodologis yang relevan dan produktif bagi peneliti tari, khususnya mahasiswa pascasarjana program seni pertunjukan. A/r/tografi adalah metodologi penelitian berbasis praktik yang mengintegrasikan tiga identitas yang hadir secara bersamaan, seniman (artist), peneliti (researcher), dan pengajar (teacher), dan mengakui tubuh penari itu sendiri sebagai lokus utama produksi pengetahuan.

A/r/tografi menawarkan pendekatan yang mampu mengangkat pengetahuan tari yang terkandung dalam tubuh penari, mengintegrasikan proses penghayatan karakter, transmisi kosakata gerak, dan refleksi pedagogis.Metodologi ini memberikan legitimasi akademis bagi praktik tari yang selama ini dianggap tidak dapat direduksi ke dalam kerangka metodologi konvensional.Penelitian tari berbasis a/r/tografi menjadi model yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dengan memperkuat posisi tari sebagai bentuk pengetahuan yang unik dan kompleks.

1. Pengembangan kerangka a/r/tografi yang lebih berakar pada epistemologi tari Nusantara dengan memadukan konsep seperti rasa, wiraga, dan wirasa dalam tradisi tari Sunda dan Jawa. 2. Penelitian lanjutan tentang peran metafora dan metonimi dalam transmisi pengetahuan tari, khususnya dalam konteks pengajaran koreografi berbasis pengalaman tubuh. 3. Pengkajian sistem pemagangan dan pewarisan pengetahuan tari melalui lensa a/r/tografi, dengan fokus pada bagaimana praktik tradisional dapat diterjemahkan ke dalam wacana akademis tanpa kehilangan dimensi korporelnya.

  1. SISTEM PEWARISAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI TRADISI | GETER : Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik.... journal.unesa.ac.id/index.php/geter/article/view/7851SISTEM PEWARISAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI TRADISI GETER Jurnal Seni Drama Tari dan Musik journal unesa ac index php geter article view 7851
  2. Skriveverkstedet – om design og iscenesettelse av litterasitetsmiljøer for unge tegnmakeres... doi.org/10.7577/nbf.2971Skriveverkstedet Ae om design og iscenesettelse av litterasitetsmiljyer for unge tegnmakeres doi 10 7577 nbf 2971
  3. Artographic movements: Towards becoming an artographer in a material cultural practice | Nordic Journal... journals.oslomet.no/index.php/ar/article/view/5469Artographic movements Towards becoming an artographer in a material cultural practice Nordic Journal journals oslomet no index php ar article view 5469
  4. Living as an a/r/tographer —A Nordic perspective: Introduction | Nordic Journal of Art & Research.... doi.org/10.7577/ar.6121Living as an a r tographer AiA Nordic perspective Introduction Nordic Journal of Art Research doi 10 7577 ar 6121
Read online
File size490.67 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test