MULIADARMAMULIADARMA

Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan AkuntansiJurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan pada Bank Sumsel Babel Pusat, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 133 karyawan tetap Divisi Bisnis serta Divisi Operasional dan Pelayanan Bank Sumsel Babel Pusat. Sampel sebanyak 100 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan studi pustaka. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai thitung sebesar 4,184 > ttabel 1,985 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Kompensasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai thitung sebesar 7,118 > ttabel 1,985 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Secara simultan, pelatihan dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai Fhitung sebesar 36,106 > Ftabel 3,09 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,415 menunjukkan bahwa pelatihan dan kompensasi mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 41,5%, sedangkan sisanya sebesar 58,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelatihan dan pemberian kompensasi yang adil dapat meningkatkan kinerja karyawan pada Bank Sumsel Babel Pusat.

Pelatihan dan kompensasi secara parsial serta simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Bank Sumsel Babel.Pelatihan meningkatkan kompetensi teknis dan nonteknis karyawan, sedangkan kompensasi yang adil mendorong motivasi dan komitmen kerja.Kedua faktor ini saling melengkapi dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan perbankan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak variabel lain seperti motivasi kerja, kepemimpinan, atau kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan, terutama di sektor perbankan. Selain itu, studi yang melibatkan lebih banyak sampel dari berbagai jenis bank (misalnya, bank syariah atau bank swasta) dapat menghasilkan temuan yang lebih representatif. Terakhir, penelitian longitudinal yang mengamati perubahan kinerja karyawan seiring dengan perubahan kebijakan pelatihan dan kompensasi akan memberikan wawasan lebih mendalam tentang hubungan jangka panjang antara faktor-faktor tersebut.

  1. Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) terhadap Kapasitas Organisasi | Jurnal... doi.org/10.55606/jurrish.v4i1.5188Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia SDM terhadap Kapasitas Organisasi Jurnal doi 10 55606 jurrish v4i1 5188
  2. Request Rejected | Ministry of Trade Republic of Indonesia. request rejected ministry trade republic... jurnal.kemendag.go.id/JCN/article/view/792Request Rejected Ministry of Trade Republic of Indonesia request rejected ministry trade republic jurnal kemendag go JCN article view 792
  3. Employee Performance in Jakarta Banks: The Role of Training, Compensation, and Integrity | Rosiana |... doi.org/10.35931/AQ.V20I2.6419Employee Performance in Jakarta Banks The Role of Training Compensation and Integrity Rosiana doi 10 35931 AQ V20I2 6419
Read online
File size313.15 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test