MULIADARMAMULIADARMA

Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan AkuntansiJurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan Akuntansi

Kinerja karyawan adalah hasil kerja dan prestasi sebagai perilaku nyata atau hasil kemampuan seseorang dalam melaksanakan tugas organisasi yang diberikan berdasarkan tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang dilimpahkan kepadanya. Dalam dunia kerja yang dinamis seperti saat sekarang ini, salah satu elemen penting dalam keberhasilan organisasi adalah efektivitas kerja karyawan. Efektivitas kerja mencerminkan seberapa baik karyawan dapat menyelesaikan tugasnya secara tepat waktu, berkualitas, dan sesuai target yang ditentukan oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan pengaruh budaya organisasi dan komunikasi secara parsial dan simultan dalam meningkatkan efektivitas kerja pada PT Jaya Masawan Putra Sejahtera cabang Lemabang. Jumlah sampel yang diambil oleh peneliti sebanyak 46 orang karyawan yang berstatus masa kerja lebih dari 1 tahun. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi berpengaruh terhadap efektivitas kerja PT Jaya Masawan Putra Sejahtera Cabang Lemabang dan Variabel Komunikasi tidak berpengaruh terhadap efektivitas kerja PT Jaya Masawan Putra Sejahtera Cabang Lemabang. Hasil uji F variabel budaya organisasi dan Komunikasi berpengaruh terhadap efektivitas kerja PT Jaya Masawan Putra Sejahtera Cabang Lemabang. Hasil uji Adjusted R-Square pada penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0,485. Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas kerja dipengaruhi oleh variabel budaya organisasi dan komunikasi sebesar 48,5%, sedangkan sisanya sebesar 51,5% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Berdasarkan analisa hasil penelitian, budaya organisasi secara signifikan berpengaruh terhadap efektivitas kerja karyawan, sementara komunikasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan.Secara simultan, kedua variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh terhadap efektivitas kerja.Nilai Adjusted R Square sebesar 0,485 menunjukkan bahwa 48,5% variasi efektivitas kerja dapat dijelaskan oleh budaya organisasi dan komunikasi, sedangkan 51,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti.Budaya organisasi terbukti menjadi motor utama penggerak efektivitas kerja karyawan, namun komunikasi masih menghadapi tantangan akibat inkonsistensi pertukaran informasi di lapangan.

Penelitian lanjutan dapat menggali dampak stabilitas kepemimpinan terhadap konsistensi komunikasi di tempat kerja, karena pergantian atasan sering menyebabkan miskomunikasi. Selain itu, penelitian bisa fokus pada pengaruh kegiatan pembangunan tim dalam meningkatkan koordinasi dan efektivitas kerja, mengingat budaya kerja individualistis masih terlihat. Terakhir, studi tentang peran pelatihan komunikasi efektif dalam memperkuat arus informasi antar karyawan dan atasan juga layak dieksplorasi untuk mengatasi hambatan komunikasi yang muncul akibat perubahan pola kerja.

  1. Komunikasi Efektif dalam Organisasi | Cendekia Inovatif Dan Berbudaya. komunikasi organisasi cendekia... glorespublication.org/index.php/cendib/article/view/318Komunikasi Efektif dalam Organisasi Cendekia Inovatif Dan Berbudaya komunikasi organisasi cendekia glorespublication index php cendib article view 318
Read online
File size384.75 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test