GEUTHEEINSTITUTEGEUTHEEINSTITUTE

Jurnal Geuthèë: Penelitian MultidisiplinJurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin

Studi ini berkaitan dengan Aktivitas Ekonomi Lingkungan menggunakan pendekatan metode kualitatif agar dapat menganalisis secara komprehensif dan mendalam peristiwa yang terjadi. Dengan memahami aktivitas produksi yang memanfaatkan sumber daya alam (Sumber Daya) yang dimiliki untuk meningkatkan produksi ekonomi, seharusnya ada pembangunan dan pengembangan yang memanfaatkan ekonomi kreatif dengan perspektif ekonomi hijau untuk meningkatkan kehidupan masyarakat agar lebih sejahtera, makmur, seimbang, adil, dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Kesalahan Kebijakan Pemerintah sebagai penguasa politik, yang menggunakan kekuasaan politik yang berlebihan, cenderung menggunakan sistem politik otoriter, memanfaatkan dan mengendalikan sumber daya alam, mengakibatkan kerusakan ekosistem dan ekologi lingkungan, dengan prinsip keuntungan (berorientasi laba) untuk kepentingan politik-ekonomi, baik individu, kelompok kekuasaan, maupun oligarki politik-ekonomi. Sehingga mengorbankan rakyat atau masyarakat dengan diberlakukannya banjir bandang, juga melepaskan tanggung jawab karena tidak menentukan status bencana nasional sebagai upaya untuk menghindari tanggung jawab yang melanggar ketentuan, aturan hukum, dan etika moral yang harus dijunjung tinggi demi keseimbangan dan keberlanjutan ekosistem lingkungan. Dengan demikian, temuan penelitian menunjukkan bahwa banjir bandang akibat praktik kebijakan Pemerintah Pusat dan kekuasaan politik yang berlebihan untuk meraih keuntungan politik, mengorbankan kepentingan rakyat. Sehingga rakyat menjadi miskin secara massal dan terjadi peningkatan status kemiskinan di Aceh dengan bencana banjir bandang yang mengorbankan nyawa, harta benda, lapangan kerja, dan kehidupan yang layak sebagai manusia yang memiliki dan menjunjung tinggi peradaban hidup, dalam sistem yang seimbang, adil, bertanggung jawab, dan beretika-moral.

Kerusakan ekosistem lingkungan dan banjir bandang memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat Aceh.Kebijakan pemerintah yang berorientasi pada keuntungan politik-ekonomi sering kali mengabaikan keseimbangan ekologis dan kesejahteraan rakyat.Perlu adanya pendekatan ekonomi hijau dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam untuk menciptakan keberlanjutan jangka panjang.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang kebijakan ekonomi hijau terhadap pemulihan ekosistem di daerah rawan banjir. 2. Mengembangkan model partisipasi masyarakat dalam mitigasi bencana berbasis ekosistem untuk meningkatkan ketahanan lokal. 3. Menganalisis hubungan antara kebijakan perdagangan internasional dan deforestasi di Aceh, serta implikasinya terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial.

  1. DOI Name 10.52626 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 03z crossref email support... doi.org/10.52626DOI Name 10 52626 Values doi name values index type timestamp data hs serv 03z crossref email support doi 10 52626
Read online
File size626.29 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test