DINASTIREVDINASTIREV
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikImplementasi Cross-border QR Code Payment antara Indonesia dan Thailand pada periode 2022-2024 mencerminkan kemajuan signifikan dalam integrasi sistem pembayaran lintas negara di kawasan ASEAN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kerja sama bilateral tersebut, termasuk infrastruktur, tantangan, dan dampaknya terhadap konektivitas keuangan digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara QRIS dan PromptPay memungkinkan transaksi lintas batas secara real-time menggunakan mata uang lokal. Meski infrastruktur teknis telah terbangun dengan baik, ketimpangan volume transaksi inbound dan outbound menunjukkan adanya tantangan dalam literasi digital, kesiapan infrastruktur lokal, dan perbedaan jumlah wisatawan antarnegara. Kolaborasi ini turut memperkuat diplomasi ekonomi digital dan menjadi model kerja sama sistem pembayaran lintas batas yang inklusif dan berkelanjutan.
Implementasi Cross-border QR Code Payment antara Indonesia dan Thailand selama periode 2022-2024 menunjukkan capaian yang signifikan dalam mendorong integrasi sistem pembayaran lintas negara di kawasan ASEAN.Penelitian ini menemukan bahwa kerja sama bilateral antara Bank Indonesia dan Bank of Thailand berhasil membangun infrastruktur teknis yang memungkinkan interkoneksi sistem QRIS dan PromptPay, didukung oleh gateway lintas batas, sistem kliring real-time, serta protokol keamanan yang memadai.Kolaborasi ini tidak hanya mencerminkan kemajuan dalam sektor teknologi finansial, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan diplomasi ekonomi digital melalui penggunaan mata uang lokal dalam transaksi internasional.Meskipun demikian, ketimpangan volume transaksi inbound dan outbound menunjukkan bahwa implementasi belum sepenuhnya merata di kedua arah, dipengaruhi oleh disparitas jumlah wisatawan, kesiapan infrastruktur lokal, dan perbedaan tingkat literasi digital.Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan integrasi sistem pembayaran tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga pada dukungan kebijakan, kesiapan ekosistem usaha kecil, serta keselarasan regulasi antarnegara.
Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengkaji lebih mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi ketimpangan volume transaksi inbound dan outbound, termasuk disparitas jumlah wisatawan, kesiapan infrastruktur lokal, dan perbedaan tingkat literasi digital. Penelitian ini dapat fokus pada strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesiapan infrastruktur digital di daerah-daerah terpencil dan meningkatkan literasi digital di kalangan UMKM.. . 2. Menganalisis dampak implementasi Cross-border QR Code Payment terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sektor pariwisata dan UMKM. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana sistem pembayaran lintas batas ini dapat meningkatkan daya saing UMKM dalam perdagangan lintas negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah tujuan wisata.. . 3. Meneliti lebih lanjut tentang tantangan-tantangan regulasi dan kebijakan yang dihadapi dalam implementasi Cross-border QR Code Payment, termasuk perbedaan standar keamanan siber dan perlindungan data di kedua negara. Penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi harmonisasi kebijakan dan peningkatan kerja sama bilateral untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut dan memastikan sistem pembayaran yang lebih terintegrasi dan efisien.
| File size | 547.07 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIREVDINASTIREV Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup bersama Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2014 telah menyediakanHasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup bersama Peraturan Pemerintah No. 101 Tahun 2014 telah menyediakan
DINASTIREVDINASTIREV Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-Tilang di KotaMetode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-Tilang di Kota
DINASTIREVDINASTIREV Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan dan pelaporan pajak sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem informasi keuangan internal,Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan dan pelaporan pajak sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem informasi keuangan internal,
DINASTIREVDINASTIREV 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Penelitian oleh Tombokan dkk (2024)11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Penelitian oleh Tombokan dkk (2024)
DINASTIREVDINASTIREV Namun, salah satu tantangan utama dalam penerapannya adalah potensi pemalsuan identitas yang dapat merugikan para pihak dan merusak integritas hukum. PemalsuanNamun, salah satu tantangan utama dalam penerapannya adalah potensi pemalsuan identitas yang dapat merugikan para pihak dan merusak integritas hukum. Pemalsuan
DINASTIREVDINASTIREV Penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap hak anak dalam akses pelayanan imunisasi di Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat,Penelitian ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap hak anak dalam akses pelayanan imunisasi di Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat,
DINASTIREVDINASTIREV Temuan menunjukkan bahwa akun Puspenpol secara aktif menyebarkan informasi politik menggunakan strategi visual, interaktif, dan komunikatif, yang efektifTemuan menunjukkan bahwa akun Puspenpol secara aktif menyebarkan informasi politik menggunakan strategi visual, interaktif, dan komunikatif, yang efektif
IPBIPB Sebanyak 371 responden dari Kabupaten Karawang dan Subang disurvei menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup petani yang terlibat dalam sistem produksiSebanyak 371 responden dari Kabupaten Karawang dan Subang disurvei menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup petani yang terlibat dalam sistem produksi
Useful /
DINASTIREVDINASTIREV Faktor budaya dan agama memainkan peran besar dalam membentuk pandangan sosial terhadap perkawinan sesama jenis di Indonesia. Mayoritas masyarakat Indonesia,Faktor budaya dan agama memainkan peran besar dalam membentuk pandangan sosial terhadap perkawinan sesama jenis di Indonesia. Mayoritas masyarakat Indonesia,
DINASTIREVDINASTIREV Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan hukum terhadap dokter yang mempekerjakan tenaga medis tanpa izin praktik masih menghadapi persoalanKesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan hukum terhadap dokter yang mempekerjakan tenaga medis tanpa izin praktik masih menghadapi persoalan
DINASTIREVDINASTIREV Praktik poliandri masih terjadi di beberapa daerah, seperti Rembang dan Slawi, akibat kurangnya kesadaran hukum dan faktor sosial. Faktor non-hukum sepertiPraktik poliandri masih terjadi di beberapa daerah, seperti Rembang dan Slawi, akibat kurangnya kesadaran hukum dan faktor sosial. Faktor non-hukum seperti
UNWUNW Pendidikan inklusi memerlukan strategi yang tepat, disesuaikan dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. PeranPendidikan inklusi memerlukan strategi yang tepat, disesuaikan dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Peran