SALNESIASALNESIA
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)Jurnal Abmas Negeri (JAGRI)Pengembangan UMKM di suatu daerah memiliki potensi besar untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal, tantangan dalam hal pemasaran dan akses terhadap teknologi digital sering kali menghambat UMKM pesisir untuk bersaing secara efektif di pasar yang semakin kompetitif. Mengidentifikasi dan memahami kebutuhan khusus UMKM di daerah pesisir adalah langkah penting dalam merancang strategi pemasaran yang efektif. Setiap UMKM mungkin memiliki kebutuhan yang berbeda tergantung pada jenis produk, pasar target, dan karakteristik lokal. Hal tersebut juga dialami oleh kelompok UMKM Desa Pabean Udik Indramayu, kesulitan dalam pemasaran menjadi permasalahan kurangnya pemahaman manfaat digital menjadi suatu permasalahan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk sosialisasi penggunaan media sosial untuk memasarkan produk UMKM, dengan meningkatkan pengenalan teknologi bagi masyarakat pelaku UMKM di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah pelatihan pembuatan fanpage dan pembuatan konten media sosial serta penyuluhan konsep digital marketing kepada 7 kelompok UMKM yang hadir. Hasil dari kegiatan ini adalah para peserta berhasil memahami cara membuat fanpage bisnis di Facebook, merancang strategi pemasaran digital yang lebih efektif di berbagai platform media sosial, serta menciptakan konten pemasaran yang menarik dengan meningkatkan literasi digital. Kesimpulan dari kergiatan ini adalah Pengabdian masyarakat melalui pembuatan platform digital untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah contoh konkret bagaimana teknologi digital dapat memberdayakan UMKM, memberi mereka alat yang diperlukan untuk bersaing di era ekonomi digital yang semakin penting.
Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pemanfaatan platform digital terbukti memberdayakan UMKM dengan memberikan alat yang diperlukan untuk bersaing di era ekonomi digital.Dampak positif dari kegiatan ini terlihat dari peningkatan penjualan dan perluasan jangkauan pasar, serta perubahan pandangan pelaku UMKM dari pemasaran lokal ke pemasaran yang menjangkau masyarakat luas melalui media sosial.Untuk menjaga keberlanjutan dampak ini, upaya pemeliharaan platform serta evaluasi berkelanjutan berdasarkan masukan pengguna menjadi hal yang krusial.
Meskipun pelatihan digital marketing yang telah dilakukan terbukti memberikan dampak positif, penelitian selanjutnya perlu menyelidiki lebih dalam tentang dampak jangka panjang dari kegiatan ini terhadap keberlanjutan bisnis UMKM. Pertanyaan yang menarik untuk diteliti adalah, apakah peningkatan omzet penjualan yang terjadi bisa bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama, misalnya enam bulan atau satu tahun setelah pelatihan, dan bagaimana cara agar pengetahuan yang didapat terus diasah dan tidak ketinggalan zaman. Selain itu, karena kegiatan ini hanya berfokus pada satu platform seperti Facebook, ada baiknya jika studi mendatang membandingkan efektivitas berbagai platform digital yang ada. Peneliti bisa mengkaji mana yang lebih efektif antara media sosial, marketplace e-commerce besar seperti Tokopedia atau Shopee, atau bahkan aplikasi berbasis website sendiri dalam meningkatkan penjualan dan jangkauan pasar produk khas UMKM pesisir. Terakhir, mengingat pentingnya kolaborasi yang terlihat dalam kegiatan ini, sebuah arah penelitian yang baru dan inovatif adalah dengan mengembangkan dan menganalisis model kemitraan bisnis yang lebih terstruktur. Misalnya, bagaimana jika beberapa UMKM dengan produk yang berbeda namun saling melengkapi bergabung dalam satu platform digital yang sama, apakah strategi ini dapat meningkatkan daya saing merek secara kolektif dan menciptakan paket produk yang lebih menarik bagi konsumen daripada jika mereka berpromosi secara terpisah.
- Penerapan Digital marketing Sebagai Strategi Pemasaran UMKM | Jurnal IMPACT: Implementation and Action.... ejurnal.poliban.ac.id/index.php/impact/article/view/844Penerapan Digital marketing Sebagai Strategi Pemasaran UMKM Jurnal IMPACT Implementation and Action ejurnal poliban ac index php impact article view 844
- SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (SMES) FACE DIGITAL MARKETING | Kurniawan | Muhammadiyah International Journal... doi.org/10.23917/mijeb.v1i2.9367SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES SMES FACE DIGITAL MARKETING Kurniawan Muhammadiyah International Journal doi 10 23917 mijeb v1i2 9367
| File size | 808.63 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ASIAASIA Kerangka analitis mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi Syariah dengan alat perencanaan strategis untuk menilai jalur yang layak bagi pengembangan pariwisataKerangka analitis mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi Syariah dengan alat perencanaan strategis untuk menilai jalur yang layak bagi pengembangan pariwisata
STIE AASSTIE AAS Pendekatan quasi-kualitatif diadopsi, menggunakan metode triangulasi termasuk wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari berbagaiPendekatan quasi-kualitatif diadopsi, menggunakan metode triangulasi termasuk wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Data dikumpulkan dari berbagai
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Selain itu, brand awareness juga memberikan pengaruh positif dan signifikan pada brand citra merek. Namun, brand image tidak menunjukkan pengaruh terhadapSelain itu, brand awareness juga memberikan pengaruh positif dan signifikan pada brand citra merek. Namun, brand image tidak menunjukkan pengaruh terhadap
JOMPARNDJOMPARND Melihat kondisi tersebut, mahasiswa PBL 2 STIKES Maluku Husada melakukan program pendampingan kepada masyarakat dan kelompok ibu PKK untuk mengolah dagingMelihat kondisi tersebut, mahasiswa PBL 2 STIKES Maluku Husada melakukan program pendampingan kepada masyarakat dan kelompok ibu PKK untuk mengolah daging
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Strategi efektif untuk meningkatkan minat wirausaha mahasiswa meliputi pendidikan dan pelatihan kewirausahaan, integrasi antara institusi pendidikan danStrategi efektif untuk meningkatkan minat wirausaha mahasiswa meliputi pendidikan dan pelatihan kewirausahaan, integrasi antara institusi pendidikan dan
UNSERAUNSERA Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan penjualan secara signifikan, yang berdampak langsung pada peningkatan omzet usaha. Temuan ini menegaskanHasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan penjualan secara signifikan, yang berdampak langsung pada peningkatan omzet usaha. Temuan ini menegaskan
INDOPUBLISHINGINDOPUBLISHING Artikel ini secara khusus mengkaji dan menganalisis upaya optimalisasi penggunaan media sosial sebagai strategi pemasaran yang diterapkan pada UMKM budidayaArtikel ini secara khusus mengkaji dan menganalisis upaya optimalisasi penggunaan media sosial sebagai strategi pemasaran yang diterapkan pada UMKM budidaya
INDOPUBLISHINGINDOPUBLISHING Dengan demikian, diharapkan UMKM kerajinan tangan dapat lebih dikenal, memperoleh peluang pasar yang lebih luas, dan meningkatkan penjualan produk secaraDengan demikian, diharapkan UMKM kerajinan tangan dapat lebih dikenal, memperoleh peluang pasar yang lebih luas, dan meningkatkan penjualan produk secara
Useful /
STIE AASSTIE AAS Selain itu, nilai T-Statistics sebesar 6,044 menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Akhirnya, nilai T-StatisticsSelain itu, nilai T-Statistics sebesar 6,044 menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Akhirnya, nilai T-Statistics
STIE AASSTIE AAS Sampel terdiri dari 15 perusahaan pertambangan yang terdaftar di IDX selama periode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidakSampel terdiri dari 15 perusahaan pertambangan yang terdaftar di IDX selama periode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak
STIE AASSTIE AAS Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkanMetode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
STIE AASSTIE AAS Karyawan memiliki persepsi positif terhadap kesejahteraan kerja secara keseluruhan, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, tempatKaryawan memiliki persepsi positif terhadap kesejahteraan kerja secara keseluruhan, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar seperti makanan, tempat