UNTANUNTAN

TANJUNGPURA LAW JOURNALTANJUNGPURA LAW JOURNAL

Diskursus keamanan laut di Indonesia yang dilakukan oleh Badan Keamanan Laut (Bakamla) tidak efektif. Penyebab utama dikarenakan adanya disharmonisasi kewenangan dalam pengamanan, penertiban, dan penegakan hukum di Indonesia antara Bakamla dan institusi lainnya. Fakta menunjukkan bahwa penegakan hukum laut di Indonesia masih menggunakan paradigma Multi Agencies Single Tasks; hal ini berbanding terbalik dengan negara Malaysia, India, Jepang, dan Amerika Serikat yang sudah menggunakan paradigma Single Agency Multi Task. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan, dengan pembahasan utama terkait penerapan single agency multi task dan harmonisasi melalui perluasan kewenangan dari negara yang diuraikan.

Hasil penelitian menunjukkan agar paradigma single agency multi tasks dapat dijalankan, pelimpahan kewenangan pengamanan, penertiban, dan penegakan hukum laut kepada coast guard sangat diperlukan.Upaya harmonisasi kewenangan dalam pengamanan, penertiban, dan penegakan hukum laut di Indonesia, pelimpahan kewenangan pada Bakamla, penegasan mengenai hubungan dengan instansi terkait setelah pelimpahan dilakukan, serta perubahan terhadap struktur organisasi Bakamla diperlukan.

Untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum dan keamanan laut di Indonesia, perlu dilakukan harmonisasi kewenangan melalui perluasan kewenangan Badan Keamanan Laut (Bakamla). Pelimpahan kewenangan dari berbagai institusi terkait kepada Bakamla dapat menjadi solusi untuk menciptakan satu badan tunggal yang bertanggung jawab penuh dalam pengamanan, penertiban, dan penegakan hukum di laut. Selain itu, perlu dilakukan penegasan hubungan dengan instansi terkait setelah pelimpahan kewenangan, serta perubahan struktur organisasi Bakamla untuk mendukung peran dan fungsi baru yang diberikan. Dengan demikian, Bakamla dapat menjadi badan yang kuat dan efektif dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut Indonesia.

  1. Mendorong Lahirnya RUU Keamanan Laut dalam Penguatan Sistem Keamanan Laut Nasional | Aryani | Jurnal... doi.org/10.14710/jphi.v3i2.155-173Mendorong Lahirnya RUU Keamanan Laut dalam Penguatan Sistem Keamanan Laut Nasional Aryani Jurnal doi 10 14710 jphi v3i2 155 173
  2. Project MUSE -- Verification required!. project muse verification required order better serve keep site... doi.org/10.1353/asp.2017.0016Project MUSE Verification required project muse verification required order better serve keep site doi 10 1353 asp 2017 0016
  3. RECONSTRUCTION OF STANDARD CLAUSES IN ELECTRONIC CONTRACTS IN INDONESIA: THE VALUE ORIENTATION OF DIGNIFIED... jurnal.untan.ac.id/index.php/tlj/article/view/67437RECONSTRUCTION OF STANDARD CLAUSES IN ELECTRONIC CONTRACTS IN INDONESIA THE VALUE ORIENTATION OF DIGNIFIED jurnal untan ac index php tlj article view 67437
Read online
File size309.03 KB
Pages34
DMCAReport

Related /

ads-block-test