SEMARANGKOTASEMARANGKOTA

RIPTEKRIPTEK

Pembangunan infrastruktur sangat penting dalam perkembangan sebuah kota atau wilayah, seperti di Kota Semarang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan peluang dan kemudahan dalam melakukan aktivitas serta mengatasi masalah yang terjadi agar mencapai pembangunan berkelanjutan. Penelitian sebagai input untuk formulasi kebijakan berbasis bukti adalah salah satu langkah penting untuk meningkatkan infrastruktur dan pengembangan wilayah. Studi ini bertujuan untuk secara strategis meneliti infrastruktur dan pengembangan wilayah di Kota Semarang antara tahun 2021-2026. Hasilnya disusun dalam sebuah roadmap untuk kegiatan penelitian, pengembangan, dan evaluasi kebijakan bagi institusi di Pemerintah Kota Semarang di bidang infrastruktur dan pengembangan wilayah yang harus dilakukan pada tahun 2021-2026. Penelitian ini menggunakan metode campuran, yang mencakup teknik analisis konten, perbandingan deskriptif, pemetaan kesenjangan, pengaturan prioritas, dan formulasi roadmap. Rancangan Akhir RPJMD Kota Semarang untuk tahun 2021-2026 adalah data dasar untuk proposal dan prioritas pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan. Data utama yang dianalisis adalah data tentang kegiatan penelitian, pengembangan, dan evaluasi yang telah dilakukan oleh institusi pelayanan kota di bidang infrastruktur dan pengembangan wilayah pada tahun 2016-2021. Selain itu, beberapa tema yang diusulkan dari studi strategis yang dilakukan pada tahun 2016 juga digunakan sebagai pertimbangan dalam merumuskan kegiatan tematik yang diusulkan. Ada 35 kegiatan tematik yang diusulkan yang dirumuskan, setiap proposal diberikan arah prioritas implementasi, arahan untuk pihak yang bertanggung jawab, serta instruksi untuk bentuk implementasi yang terdiri dari pengelolaan sendiri dan hibah.

Kegiatan kelitbangan bertujuan untuk memperkuat landasan bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan, dengan bukti atau fakta terkait kondisi di lapangan (evidence-based policy), serta mendukung rencana pembangunan kota jangka menengah maupun jangka panjang.Pemerintah Kota Semarang berusaha menyusun kegiatan kelitbangan untuk memperoleh panduan secara akurat untuk menggiring pencapaian visi dan misi rencana pembangunan Kota Semarang 2021-2026.Berdasarkan hasil kajian ini, terdapat 35 usulan tema kelitbangan infrastruktur dan pengembangan wilayah dalam kegiatan penelitian, pengembangan, dan evaluasi kebijakan yang perlu dilakukan pada tahun 2021-2026.Prioritasi dan pentahapan yang dilakukan mempertimbangkan prioritas program RA-RPJMD Kota Semarang tahun 2021-2026 serta tingkat permasalahan yang terjadi, dan juga mempertimbangkan kemampuan penganggaran yang dapat dikeluarkan oleh Litbang Bappeda maupun OPD yang bersangkutan.Usulan tema kelitbangan juga dapat dilaksanakan dengan melibatkan pihak akademisi maupun Lembaga non-pemerintah berbadan hukum lainnya.Adanya kegiatan kelitbangan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan, rencana, serta penyelesaian masalah pembangunan di masa mendatang supaya lebih efektif dan efisien serta lebih integratif dan komprehensif.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan sosialisasi hasil kajian kelitbangan infrastruktur dan pengembangan wilayah kepada OPD yang mendapatkan rujukan kegiatan kelitbangan. Selain itu, meningkatkan koordinasi antar instansi dalam pelaksanaan kegiatan kelitbangan dan menyusun database kelitbangan yang telah dilaksanakan oleh seluruh OPD pada suatu sistem terintegrasi. Dengan demikian, dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam perumusan kebijakan dan rencana pembangunan di masa mendatang.

  1. Dynamics of Urban Growth in Semarang Metropolitan – Central Java: An Examination Based on Built-Up... doi.org/10.5539/jgg.v6n4p80Dynamics of Urban Growth in Semarang Metropolitan Ae Central Java An Examination Based on Built Up doi 10 5539 jgg v6n4p80
Read online
File size397.39 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test