UMMIUMMI

Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP)Jurnal Agribisnis dan Pembangunan Pertanian (JAPP)

Identifikasi potensi kelembagaan pertanian dan keuangan merupakan langkah awal untuk mengetahui keadaan dan aktivitas kelembagaan‑kelembagaan tersebut di Kabupaten Sukabumi. Khususnya di wilayah 7 yaitu Kecamatan Tegalbuleud, Kecamatan Cidadap, Kecamatan Cidolog, Kecamatan Sagaranten, Kecamatan Curugkembar, dan Kecamatan Pabuaran. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan jenisnya, penelitian ini termasuk kedalam penelitian gabungan. Data yang diperoleh merupakan data sekunder, data yang didapatkan yaitu melalui jurnal, buku, dan data‑data dari website lembaga terkait. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengidentifikasi potensi kelembagaan di Kabupaten Sukabumi. Hasil dari penelitian ini yaitu di Kabupaten Sukabumi memiliki dua jenis kelembagaan, yaitu kelembagaan pertanian dan kelembagaan keuangan. Jenis kelembagaan yang ada didalamnya memiliki status yang aktif. Maka, berdasarkan hasil identifikasi dapat disimpulkan bahwa aktivitas serta penguatan menjadi faktor yang perlu ditumbuhkembangkan. Kelembagaan dapat menjadi salah satu instrumen potensial yang berperan pada proses pengembangan wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Penelitian menunjukkan bahwa kelembagaan di Kabupaten Sukabumi terbagi menjadi dua jenis, yaitu kelembagaan pertanian (kelompok tani, gabungan kelompok tani, BPP) dan kelembagaan keuangan (koperasi, bank), yang keduanya berstatus aktif.Kedua jenis kelembagaan saling terkait, dimana kelembagaan pertanian berperan dalam aktivitas pertanian, sementara kelembagaan keuangan menyediakan permodalan bagi petani.Oleh karena itu, penguatan aktivitas dan peran masing‑masing kelembagaan menjadi faktor penting untuk mendukung pengembangan wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Penelitian lanjutan dapat melakukan survei lapangan untuk menilai secara langsung bagaimana kelembagaan pertanian memengaruhi produktivitas petani di Kabupaten Sukabumi, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor keberhasilan atau kendala yang belum terdeteksi oleh data sekunder. Selanjutnya, studi komparatif antara model koperasi dan bank sebagai lembaga keuangan dapat mengevaluasi efektivitas masing‑masing dalam memberikan akses kredit kepada petani, memperlihatkan perbedaan dampak ekonomi dan sosial bagi komunitas pertanian. Terakhir, penelitian longitudinal yang melacak perubahan kelembagaan selama beberapa tahun ke depan dapat mengukur sejauh mana upaya penguatan kelembagaan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan wilayah, memberikan dasar kebijakan yang lebih kuat untuk program pengembangan daerah.

  1. Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus | Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan... jurnal.staiddimakassar.ac.id/index.php/aujpsi/article/view/18Merancang Penelitian Kualitatif Dasar Deskriptif dan Studi Kasus Al Ubudiyah Jurnal Pendidikan dan jurnal staiddimakassar ac index php aujpsi article view 18
Read online
File size274.94 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test