USIUSI
Jurnal Regional PlanningJurnal Regional PlanningPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kinerja Kantor Kecamatan Jorlang Hataran. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diolah dari hasil pengamatan dan wawancara dengan aparatur pada Kantor Kecamatan Jorlang Hataran dengan tugas pokok dan fungsi Kantor Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja organisasi di Kantor Kecamatan Jorlang Hataran pada dasarnya belum sesuai dengan harapan masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari tingkat pemahaman terhadap tugas dan fungsi sesuai dengan peraturan yang berlaku, tingkat kepekaan tugas pekerjaan dengan hasil yang dicapai, dan prioritas terhadap tugas dan pekerjaan yang mendesak serta konsistensi antara tugas dan fungsi masing-masing seksi dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Kecamatan Jorlang Hataran dan pertanggungjawabannya terhadap pemberi kebijakan. Sedangkan tingkat kesesuaian pelaksanaan tugas dan pekerjaan dengan hasil yang dicapai dan kesesuaian antara kebijakan dengan pelaksanakan tugas dan pekerjaan pada umumnya sudah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Hal ini dapat dilihat bahwa tingkat keefektifan sudah cukup tinggi. Guna meningkatkan kinerja perlu dilaksanakan diklat-diklat yang menyangkut hal-hal yang bersifat khusus serta kesadaran yang tinggi dari aparat di Kantor Kecamatan Jorlang Hataran dalam pemahaman tugas dan fungsinya serta pemahaman yang tinggi tentang kondisi wilayah dalam menentukan program dan arah kebijakan.
Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa kinerja organisasi Kantor Kecamatan Jorlang Hataran adalah masih kurang sesuai dengan harapan masyarakat.Adapun beberapa indikator kinerja yang digunakan menunjukkan hasil sebagai berikut.Kinerja pegawai Kantor Camat Jorlang hataran sudah lebih baik namun perlu ditingkatkan lagi sesuai dengan peraturan pemerintah Pegawai sebagai pengayom masyarakat.Dilihat dari kesesuaian pelaksanaan tugas dan pekerjaan dengan hasil yang dicapai dan kesesuaian antara kebijakan dengan pelaksanakan tugas dan pekerjaan pada umumnya sudah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.Kesadaran dari masing-masing bidang akan tugas dan fungsinya berperan besar dalam pelaksanaan tugas masing-masing bidang.Akuntabilitas, dari konsistensi antara tugas dan fungsi masing-masing seksi dengan kegiatan Jorlang Hataran dan pertanggungjawabannya terhadap pemberi kebijakan masih rendah dikarenakan belum semua pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan.Pemberikaan kewenangan tidak tepat sasaran dan tidak ada pertanggungjawaban kepada masyarakat secara langsung tidak mengetahui program kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi kantor kecamatan Jorlang Hataran.Responsivitas, ditinjau dari tingkat pemahaman terhadap tugas dan fungsi sesuai dengan peraturan yang berlaku, tingkat kepekaan tugas pekerjaan dengan hasil yang dicapai, dan prioritas terhadap tugas dan pekerjaan yang mendesak masih rendah.Hal ini dapat dilihat pada pemahaman tingkat pekerjaan dan juga tingkat kepekaan dari pegawai kantor kecamatan Jorlang Hataran terhadap tugas dan fungsi dari Kantor Kecaman yang masih kurang dan juga dilihat dari kesesuaian dengan tingkat kebutuhan masyarkat belum optimal karena keterbatasan anggaran.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Mengembangkan model evaluasi kinerja yang lebih komprehensif dan terukur untuk Kantor Kecamatan Jorlang Hataran, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti efektivitas, akuntabilitas, dan responsivitas. 2. Melakukan studi komparatif antara kinerja Kantor Kecamatan Jorlang Hataran dengan kantor kecamatan lainnya di Kabupaten Simalungun atau bahkan di daerah lain, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dan menemukan praktik-praktik terbaik. 3. Menganalisis dampak dari pelatihan dan pendidikan khusus yang diberikan kepada aparat Kantor Kecamatan Jorlang Hataran terhadap kinerja mereka, serta mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan melalui pelatihan lanjutan. 4. Meneliti lebih lanjut tentang peran dan kontribusi Kantor Kecamatan Jorlang Hataran dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan wilayah, serta mengukur dampak dari program-program yang mereka laksanakan. 5. Mengkaji kembali sistem pelimpahan wewenang dan koordinasi dengan instansi terkait, serta mengusulkan strategi untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas dan pekerjaan. 6. Memperluas penelitian untuk mencakup analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor eksternal, seperti dukungan anggaran dan sumber daya, serta pengaruhnya terhadap kinerja Kantor Kecamatan Jorlang Hataran.
| File size | 708.03 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL STIEHIDAYATULLAHJOURNAL STIEHIDAYATULLAH Program pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan tani di KWT Kirai Emas 12, Depok, berhasil meningkatkan kapasitas kewirausahaanProgram pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan tani di KWT Kirai Emas 12, Depok, berhasil meningkatkan kapasitas kewirausahaan
STAINAASTAINAA DPS adalah institusi pengawas yang memastikan operasional LKS sesuai dengan prinsip syariah. Sejarah pengawasan keuangan dalam Islam, yang bermula dariDPS adalah institusi pengawas yang memastikan operasional LKS sesuai dengan prinsip syariah. Sejarah pengawasan keuangan dalam Islam, yang bermula dari
IAI TABAHIAI TABAH Pendidikan tinggi merupakan aktualisasi fitrah manusia dalam perspektif Islam, yang tidak hanya menjadi alat teknis untuk pekerjaan tetapi juga membentukPendidikan tinggi merupakan aktualisasi fitrah manusia dalam perspektif Islam, yang tidak hanya menjadi alat teknis untuk pekerjaan tetapi juga membentuk
UNIKSUNIKS Dan untuk mewujudkan program swasembada pangan ini, pemerintah desa berupaya untuk menciptakan pertanian modern. Dimana pemerintah desa bekerjasama denganDan untuk mewujudkan program swasembada pangan ini, pemerintah desa berupaya untuk menciptakan pertanian modern. Dimana pemerintah desa bekerjasama dengan
UNIKSUNIKS Penelitian ini merupakan studi kasus. Data diperoleh dengan melakukan observasi dan kuisioner. Sampel yang digunakan 50 responden. Penulis menggunakanPenelitian ini merupakan studi kasus. Data diperoleh dengan melakukan observasi dan kuisioner. Sampel yang digunakan 50 responden. Penulis menggunakan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok (FGD), serta evaluasi pra dan pasca kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatanMetode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok (FGD), serta evaluasi pra dan pasca kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Dengan demikian, program pengabdian ini tidak hanya berhasil menurunkan kadar besi dalam air, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelolaDengan demikian, program pengabdian ini tidak hanya berhasil menurunkan kadar besi dalam air, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Model ini menekankan penggunaan hadis sebagai sumber bimbingan moral dan etika pendidikan. Dengan berfokus pada pengembangan karakter, model ini berusahaModel ini menekankan penggunaan hadis sebagai sumber bimbingan moral dan etika pendidikan. Dengan berfokus pada pengembangan karakter, model ini berusaha
Useful /
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Hasil penelitian menunjukkan bahwa pentingnya desain kurikulum yang adaptif yang mampu mengakomodasi kebutuhan peserta didik tunagrahita melalui strategiHasil penelitian menunjukkan bahwa pentingnya desain kurikulum yang adaptif yang mampu mengakomodasi kebutuhan peserta didik tunagrahita melalui strategi
IAI TABAHIAI TABAH Hasil penelitian ini ialah sistem santri keamanan ini tidak cocok dibebankan kepada santri yang berstatus sebagai pelajar. Para santri keamanan mempunyaiHasil penelitian ini ialah sistem santri keamanan ini tidak cocok dibebankan kepada santri yang berstatus sebagai pelajar. Para santri keamanan mempunyai
ANOTEROANOTERO 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Upaya pencegahan berdasarkan syariat Islam yang menitikberatkan pada kepentingan umum (maṣlaḥah)23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Upaya pencegahan berdasarkan syariat Islam yang menitikberatkan pada kepentingan umum (maṣlaḥah)
USIUSI Metodologi yang digunakan adalah kuantitatif dengan memberikan daftar pertanyaan kepada masyarakat yang berada di Kabupaten Simalungun. Yang menjadi sampelMetodologi yang digunakan adalah kuantitatif dengan memberikan daftar pertanyaan kepada masyarakat yang berada di Kabupaten Simalungun. Yang menjadi sampel