STBISTBI

PASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama KristenPASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen

Resensi buku ini mengulas hasil dari penelitian Stephen Tong yang berjudul theologi penginjilan. Yang kemudian akan disingkat ST. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang menunjukkan bahwa komunitas Kristen seringkali terjebak di antara dua ekstrem. Di satu sisi, ada gereja yang cenderung rasional dan fokus pada aspek dunia, dan manusia, organisasi, ekonomi, adminitrasi, dan tradisi sehingga mereka tidak fokus terhadap persoalan iman jemaat. Ekstrem kedua, Gereja yang menitikberatkan pada liturgi, memuaskan kepuasaan emosi umat, pengalaman individu, namun gereja ini meninggalkan pemikiran teologis dan pengajaran Alkitab yang ketat. Dari dua ekstrem ini ST menemukan jalan ketiga yaitu Gereja yang serius meneliti kebenaran Alkitab yang disertai dengan menjalankan Amanat Agung Yesus Kristus. Aksi penginjilan ini haruslah mengabungkan antara theologi dan penginjilan inilah yang disebut dengan gerakan reformed injili. Untuk itulah buku ini dihadirkan supaya jemaat Kristen, mempunyai pengertian yang benar tentang theologi penginjilan. Pertanyaan yang mendasar yang ditulis oleh ST ialah apa itu penginjilan? Siapakah boleh pergi untuk menginjili? Kesimpulan dari penelitian ini ialah (1) Penginjilan adalah pemberitaan tentang kabar baik penebusan Kristus sebagai inti dari iman Kristen kepada seluruh umat manusia (2) orang yang sudah mengalami keselamatan dari Allah dalam Yesus Kristus dan rindu untuk membagikan yang sudah diketahui untuk orang lain, memiliki kesungguhan untuk belajar apa itu teologi penginjilan, dan yang mau pergi untuk menginjili.

Kesimpulan dari ulasan buku ini ialah bahwa Allah telah merencankan rencana keselamatan bagi manusia.Sejak Adam sampai Abraham Allah berbicara secara lisan untuk menyampaikan wahyu.Tetapi sejak zaman Musa, wahyu tersebut berbentuk tulisan yaitu dua loh batu.Sejak saat itu manusia memiliki catatan tentang kebenaran Allah.Allah juga berbicara kepada nabi-nabi untuk menyampaikan perkataan Allah kepada umat.Puncak dari inisitiatif Allah menjumpai manusia datang mengambil rupa manusia yaitu Yesus Kristus.Yesus adalah titik awal penginjilan sebab Yesus membawa kabar baik bagi manusia.Murid-murid Yesus pada waktu itu, menerima dan tugas pengutusannya untuk menyambut memberitakan Injil ketika Yesus naik ke sorga.Setelah berakhirnya era dari murid-murid Kristus, penginjilan terus dilanjutkan generasi berikutnya.Kita yang merindukan akan kedatang Yesus kedua kali, maka perlu untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia barulah tiba kesudahan zaman (Matius 24.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak konteks budaya terhadap efektivitas strategi penginjilan di berbagai wilayah. Selanjutnya, studi tentang peran platform digital dalam penginjilan modern dan implikasi teologisnya dapat menjadi arah baru. Terakhir, analisis fondasi teologis praktik penginjilan inklusif di lingkungan multikultural dapat memberikan wawasan penting untuk meningkatkan relevansi penginjilan dalam masyarakat yang semakin beragam.

  1. Book Review: Theologi Penginjilan | PASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen. book review... doi.org/10.46494/psc.v21i1.406Book Review Theologi Penginjilan PASCA Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen book review doi 10 46494 psc v21i1 406
  2. Pekabaran Injil dalam Pemikiran Andreas A. Yewangoe | The New Perspective in Theology and Religious Studies.... journalsttcipanas.ac.id/index.php/NPTRS/article/view/31Pekabaran Injil dalam Pemikiran Andreas A Yewangoe The New Perspective in Theology and Religious Studies journalsttcipanas ac index php NPTRS article view 31
Read online
File size722.51 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test