STIEKENSTIEKEN

Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN)Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN)

Badan ISO Dunia menyatakan bahwa sistem manajemen mutu (ISO) berpengaruh positif kepada perilaku konsumen. Dengan demikian seharusnya sistem manajemen mutu juga mempunyai pengaruh positip terhadap penjualan dan kinerja perusahaan. Perusahaan Konstruksi di Surabaya selanjutnya disebut CC adalah Perusahaan di bidang konstruksi yang berlokasi di Surabaya yang telah mengimplementasikan system manajemen mutu sejak tahun 2015. Pada tahun 2020 sampai dengan 2023 mengalami kinerja menurun. Pada saat itu di CC ada indikasi karyawan stres dan tidak puas dalam bekerja. Padahal stres dan kepuasan karyawan berdampak pada kinerjanya. Penulis melakukan penelitian berjudul , berdasarkan fenomena ini. Subjek penelitian adalah karyawan. Data diperoleh melalui survei. Analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM). Pada tingkat signifikansi 0,05, sistem manajemen mutu memberikan pengaruh menguntungkan yang cukup besar terhadap kepuasan kerja dan stres terkait pekerjaan. Sistem Manajemen Mutu, melalui variabel mediasi, tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Model yang dibangun menunjukkan kelayakan yang cukup besar, dengan indeks berikut: GFI = 0,895; CFI = 0,991; TLI = 0,988; RMSEA = 0,031; dan CMIN/DF = 1,153.

Gambar 7 menggambarkan desain model penelitian yang ditingkatkan, yang merupakan model yang masuk akal dan sesuai.Karyawan melaporkan tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi di tempat kerja sebagai hasil langsung dari sistem manajemen mutu.Pengaruh positif yang lemah pada kepuasan kerja dihasilkan oleh sistem manajemen mutu melalui variabel mediasi stres kerja.Secara keseluruhan, sistem manajemen mutu secara signifikan meningkatkan kepuasan dalam kehidupan kerja seseorang.Stres di tempat kerja, hingga tingkat sedang, berkurang secara signifikan dengan mengimplementasikan sistem manajemen kualitas.Jika sistem manajemen mutu tidak didukung dengan baik oleh manajemen atas, hal itu akan berdampak kecil pada kebahagiaan karyawan di tempat kerja.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menganalisis dampak sistem manajemen mutu terhadap kepuasan kerja di berbagai industri, bukan hanya terbatas pada perusahaan konstruksi. (2) Meneliti hubungan antara sistem manajemen mutu dan stres kerja secara lebih mendalam, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi stres kerja, seperti budaya organisasi dan kepemimpinan. (3) Mengembangkan strategi intervensi untuk mengurangi stres kerja dan meningkatkan kepuasan kerja, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti pelatihan, dukungan manajemen, dan lingkungan kerja yang kondusif.

Read online
File size497.92 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test