ARSILMEDIAARSILMEDIA

TRANSACTION : Journal of Taxation, Accounting, Management and EconomicsTRANSACTION : Journal of Taxation, Accounting, Management and Economics

Dalam lingkungan bisnis teknologi yang dinamis, sumber daya manusia merupakan kunci keberhasilan. Penelitian ini mengeksplorasi peran kritis manajemen sumber daya manusia (HRM) dalam meningkatkan kinerja organisasi berbasis teknologi. Melalui penelitian literatur dan studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi enam fungsi HRM yang berkontribusi terhadap kinerja: (1) rekrutmen dan seleksi strategis untuk menarik dan mempertahankan tenaga teknologi terampil, (2) pengembangan dan pembelajaran terus-menerus untuk memberdayakan karyawan dengan keterampilan teknologi relevan, (3) pembuatan budaya kerja inovatif dan kolaboratif, (4) sistem manajemen kinerja yang efektif untuk mendorong akuntabilitas dan pencapaian tujuan, (5) strategi kompensasi dan insentif kompetitif untuk memotivasi dan mempertahankan karyawan, serta (6) program kesehatan dan kesejahteraan yang menekankan keseimbangan kerja-hidup dan kepuasan karyawan. Penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam HRM, seperti penggunaan platform rekrutmen digital, sistem pembelajaran online, dan alat analisis data untuk pengambilan keputusan berbasis data. Temuan menunjukkan bahwa HRM yang proaktif dan adaptif, yang fokus pada pengembangan talenta, pembuatan lingkungan kerja yang mendukung, dan penggunaan strategis teknologi, secara signifikan meningkatkan kinerja organisasi berbasis teknologi. Penelitian ini menawarkan wawasan praktis bagi praktisi HRM dan pimpinan organisasi teknologi untuk memanfaatkan potensi sumber daya manusia dan mencapai keunggulan kompetitif di era digital.

Kinerja organisasi berbasis teknologi sangat bergantung pada sumber daya manusia.Manajemen sumber daya manusia (HRM) memainkan peran vital dalam meningkatkan kinerja organisasi berbasis teknologi.Enam fungsi utama HRM yang berkontribusi terhadap kinerja adalah.(1) rekrutmen dan seleksi strategis, (2) pengembangan dan pembelajaran berkelanjutan, (3) penciptaan budaya kerja inovatif dan kolaboratif, (4) sistem manajemen kinerja yang efektif, (5) strategi kompensasi dan insentif kompetitif, serta (6) program kesehatan dan kesejahteraan yang menekankan keseimbangan kerja-hidup.Integrasi teknologi dalam HRM sangat penting, seperti penggunaan platform rekrutmen digital dan sistem analisis data.HRM yang proaktif dan adaptif, yang fokus pada pengembangan talenta dan penggunaan teknologi secara strategis, dapat meningkatkan kinerja organisasi berbasis teknologi secara signifikan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak penggunaan kecerdasan buatan dalam proses rekrutmen dan seleksi tenaga teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi hubungan antara budaya kerja jarak jauh dengan kinerja organisasi berbasis teknologi, terutama dalam konteks penyesuaian strategi HRM. Selanjutnya, penelitian dapat menginvestigasi peran program kesejahteraan karyawan dalam meningkatkan retensi dan produktivitas jangka panjang, serta bagaimana inisiatif ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik sektor teknologi. Saran lainnya adalah mengembangkan model analisis data yang lebih canggih untuk mengukur dampak praktik HRM terhadap kinerja organisasi, serta mengevaluasi efektivitas pendekatan hybrid (kombinasi kerja fisik dan virtual) dalam manajemen sumber daya manusia. Penelitian ini juga dapat memperluas fokus pada peran inovasi teknologi dalam mendukung pengembangan karier karyawan, termasuk penggunaan platform pembelajaran berbasis AI untuk meningkatkan keterampilan teknis. Terakhir, penelitian dapat mengevaluasi perbedaan dalam praktik HRM antara organisasi teknologi skala besar dan kecil, serta implikasinya terhadap keunggulan kompetitif di pasar global.

Read online
File size266.15 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test