STIEKENSTIEKEN

Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN)Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN)

Negara dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi berdampak pada perekonomian yang tidak merata dan ketersediaan lahan yang makin menipis. Dalam mengatasi permasalahan itu, pemerintah mengembangkan program Tapera sebagai pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi peserta. Manusia dalam bermasyarakat terikat pada aturan untuk menjaga ketertiban, sehingga harus mematuhi segala kebijakan yang berlaku. Namun demikian, Tapera memunculkan banyak opini publik yang menyatakan ketidakadilan sasaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan Tapera ditinjau dari aspek Keadilan Sosial Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia. Teknik studi pustaka digunakan untuk mengkaji referensi, yang menghasilkan temuan kebijakan Tapera yang ditetapkan bertentangan dengan Pancasila sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masyarakat kelas menengah sering kali terkucilkan dalam setiap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Kebijakan ini juga belum cukup transparan dan akuntabel yang dapat memunculkan adanya penyelewengan dan penyalahgunaan dana masyarakat.

Pancasila memiliki peran sebagai dasar negara sehingga seluruh kewajiban dilaksanakan berdasarkan dan bertujuan pada Pancasila.Sila ke-5 Pancasila seharusnya memastikan semua lapisan masyarakat mendapat perlakuan yang adil.Fenomena adanya kebijakan Tapera yang dianggap hanya menguntungkan peserta MBR dianggap bertentangan dengan prinsip sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.Ketidakadilan dalam kebijakan Tapera ditinjau dari beberapa faktor.Masyarakat kelas menengah, pengusaha, ataupun pekerja swasta lain harus ikut menanggung kebijakan yang seharusnya merupakan tanggung jawab milik pemerintah.Hal tersebut dianggap sebagai upaya pelemparan tanggung jawab kepada masyarakat, yang mana mereka tidak mendapat menfaat setara atas dana yang mereka bayarkan dalam Tapera.Tapera juga belum cukup transparan dan akuntabel dalam pengelolaannya sehingga muncul keraguan atas kelancaran berjalannya kebijakan ini.Masyarakat mengkhawatirkan adanya penyalahgunaan dan penyelewengan yang berujung pada perampasan hak-hak milik masyarakat karena kepentingan suatu pihak tertentu.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kebijakan Tapera terhadap masyarakat kelas menengah yang dianggap terbebani oleh kewajiban iuran. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai efektivitas langkah transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana Tapera untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan alternatif kebijakan perumahan yang lebih sesuai dengan prinsip Keadilan Sosial Pancasila, dengan mempertimbangkan kebutuhan berbagai lapisan masyarakat tanpa memperparah ketimpangan.

  1. Memahami desain metode penelitian kualitatif | Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum. memahami desain... doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075Memahami desain metode penelitian kualitatif Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum memahami desain doi 10 21831 hum v21i1 38075
  2. IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA | Jurnal Kewarganegaraan. implementasi pancasila negara jurnal... doi.org/10.31316/jk.v5i1.1439IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA Jurnal Kewarganegaraan implementasi pancasila negara jurnal doi 10 31316 jk v5i1 1439
Read online
File size232.77 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test