IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang proses implementasi metode Lalaran dalam konteks pembelajaran hafalan nazham Al-Imrithi dan tingkat peningkatan kemampuan menghafal santri setelah menerapkan metode Lalaran di Pondok Pesantren (PP) An-Nawawi 03 Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yang berupaya memotret realitas lapangan secara holistik. Subjek penelitian meliputi Kepala Pondok Pesantren, Guru Pembimbing Kitab Al-Imrithi, dan santriwati aktif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Lalaran di PP An-Nawawi berlangsung melalui tiga fase kritis yaitu persiapan yang melibatkan penentuan irama, pelaksanaan yang terbagi antara waktu utama dan waktu fleksibel, dan evaluasi yang terdiri dari setoran mingguan dan ujian akhir. Metode ini terbukti tidak hanya meningkatkan kuantitas hafalan, tetapi juga kualitas retensi memori, menumbuhkan disiplin kolektif, dan mengatasi tantangan santri yang sebelumnya kesulitan menyelesaikan target hafalan. Lalaran efektif menjadi solusi pembelajaran yang kontekstual dan berbasis tradisi pesantren.

Metode Lalaran di Pondok Pesantren An Nawawi Kebumen merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan hafalan santri, khususnya teks-teks Nadzhom.Pelaksanaan lalaran melalui tiga tahapan utama yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.Tahap persiapan memastikan ketersediaan sarana dan kondisi belajar yang optimal, tahap pelaksanaan memfokuskan pada proses menghafal secara bersama-sama dengan teknik irama yang memudahkan ingatan, sementara tahap evaluasi melalui setoran hafalan dan ujian diniyah berfungsi mengukur tingkat hafalan yang dikuasi oleh santri.Evaluasi hafalan dirancang secara terstruktur dan terarah untuk memastikan capaian pembelajaran kitab nadzam tercapai secara optimal.Sistem ini tidak hanya menjadi alat ukur hasil, tetapi juga sarana pembinaan berkelanjutan yang memadukan orientasi pada proses dan hasil, sehingga mendorong perkembangan hafalan santri secara konsisten dan berkesinambungan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas integrasi teknologi digital, seperti aplikasi interaktif atau platform pembelajaran online, dalam memperkuat metode Lalaran untuk meningkatkan partisipasi santri. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang dampak jangka panjang metode Lalaran terhadap retensi hafalan santri setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren. Penelitian juga bisa fokus pada perbandingan efektivitas metode Lalaran dengan pendekatan pembelajaran lainnya, seperti sorogan atau wetonan, untuk melihat manfaat unik dari metode berbasis irama dan kolaborasi kelompok. Hal ini akan membantu pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan berkelanjutan di lingkungan pesantren.

Read online
File size249.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test