LLILLI

Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan HumanioraJurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora

Motivasi belajar siswa merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar di lembaga pendidikan. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi belajar adalah komunikasi interpersonal antara guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal guru terhadap motivasi belajar siswa di SMP Muhammadiyah 7 Wuluhan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian regresi linear sederhana, yang bertujuan untuk memprediksi variabel motivasi belajar berdasarkan komunikasi interpersonal guru. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada siswa dan dianalisis menggunakan metode statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal guru dengan motivasi belajar siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya aspek komunikasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada pihak pendidikan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi interpersonal guru demi meningkatkan motivasi belajar siswa.

Komunikasi interpersonal efektif antara guru dan siswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar di SMP Muhammadiyah 7 Wuluhan, terbukti dari koefisien korelasi 0,488.Semakin baik komunikasi guru, semakin tinggi motivasi siswa, menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi komunikasi guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan.Penelitian juga menyarankan perhatian terhadap faktor lain yang memengaruhi motivasi belajar agar pencapaian target pembelajaran dapat lebih optimal.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan media digital, seperti platform pembelajaran daring dan media sosial, memengaruhi kualitas komunikasi interpersonal antara guru dan siswa serta dampaknya terhadap motivasi belajar di sekolah menengah pertama; selanjutnya, diperlukan studi yang mengkaji peran keterlibatan orang tua bersama dengan komunikasi guru‑siswa dalam meningkatkan motivasi belajar, sehingga dapat diidentifikasi sinergi faktor rumah dan sekolah yang paling efektif; terakhir, penelitian longitudinal yang menilai dampak program pelatihan komunikasi interpersonal bagi guru selama beberapa semester dapat memberikan wawasan tentang perubahan motivasi belajar dan prestasi akademik siswa dalam jangka panjang, sekaligus mengevaluasi keberlanjutan peningkatan kompetensi guru.

  1. Pendidikan Politik di Era Digital: Media Sosial sebagai Katalis atau Distorsi? | RIGGS: Journal of Artificial... doi.org/10.31004/riggs.v4i1.425Pendidikan Politik di Era Digital Media Sosial sebagai Katalis atau Distorsi RIGGS Journal of Artificial doi 10 31004 riggs v4i1 425
Read online
File size200.04 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test