MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Pesantren merupakan salah satu jenis pendidikan yang berfokus pada bidang keagamaan, menciptakan peserta didik yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agama. Kondisi sanitasi yang belum memenuhi syarat kesehatan memiliki dampak bagi kesehatan santri. Pada era New Normal, protokol kesehatan tetap dilakukan oleh santri, pengelola pondok pesantren, dan keluarga pengunjung agar masyarakat pondok pesantren dapat mengoptimalkan derajat kesehatannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan dengan pendekatan diskusi grup dan simulasi yang dilaksanakan pada bulan Juli hingga November 2022 di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Desa Padasuka dan Al-Azzeriyah Desa Jagabaya Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan mengenai PHBS, para santri dapat melakukan cuci tangan pakai sabun yang benar, tersedianya sarana cuci tangan dan jamban sehat. Diharapkan masyarakat pondok pesantren dan keluarga pengunjung agar selalu membiasakan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menerapkan protokol kesehatan di Era New Normal.

Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, terjadi peningkatan pengetahuan santri pondok pesantren Al-Muhajirin dan Al-Azzeriyah di wilayah kecamatan Warunggunung kabupaten Lebak tentang PHBS setelah dilaksanakannya pendidikan kesehatan.Para santri terbiasa mencuci tangan yang baik setelah mendapat keterampilan cara mencuci tangan yang benar.Dimanfaatkannya bantuan/stimulus standing westafel dan jamban sehat oleh para santri di lingkungan pondok pesantren.Para santri terbiasa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pondok pesantren.

Untuk meningkatkan efektivitas program pemberdayaan santri, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada evaluasi jangka panjang dampak intervensi pendidikan kesehatan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi apakah peningkatan pengetahuan dan perilaku santri dalam menerapkan PHBS dapat dipertahankan dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, penting juga untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pondok pesantren, seperti dukungan keluarga, ketersediaan sarana, dan budaya setempat. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat disesuaikan dan ditingkatkan untuk mencapai dampak yang lebih berkelanjutan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi santri dalam program-program kesehatan, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan-pendekatan kreatif dalam penyampaian pesan kesehatan. Dengan demikian, program pemberdayaan santri dapat terus dikembangkan dan disesuaikan untuk mencapai dampak yang lebih luas dan berkelanjutan dalam mendukung era New Normal.

  1. PEMBERDAYAAN SANTRI BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM UPAYA MENDUKUNG ERA NEW NORMAL | JURNAL... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/jam/en/article/view/488PEMBERDAYAAN SANTRI BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM UPAYA MENDUKUNG ERA NEW NORMAL JURNAL jurnal mercubaktijaya ac jam en article view 488
Read online
File size728.65 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test