ISKIISKI

Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi IndonesiaJurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Critical Discourse Network Analysis berita kasus Ferdy Sambo di Portal Media Online melalui Agenda Setting Theory. Penelitian menggunakan metode analisis jejaring sosial yang menggabungkan dua unsur metode, yaitu analisis konten kualitatif dan analisis jejaring sosial kuantitatif, untuk menganalisis berita menggunakan Discourse Network Analysis (DNA) dan visualisasi jejaring menggunakan aplikasi perangkat lunak Visone. Metode kualitatif juga digunakan untuk menganalisis kecenderungan Kompas.com dalam framing kasus Ferdy Sambo pada periode Agustus 2022 hingga Februari 2023. Data yang dianalisis mencakup 14 laporan berita. Berdasarkan Agenda Setting Theory, melalui analisis Media Agenda, Kompas.com menekankan bahwa kasus Ferdy Sambo telah menjadi penyebab kekhawatiran di kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini diperkuat oleh konvergensi antara media massa arus utama dan media sosial; dalam hal Agenda Publik, berita Sambo, baik melalui media massa arus utama seperti Kompas.com maupun media sosial. Kasus Ferdy Sambo sangat populer di media sosial; dalam hal Agenda Kebijakan. Hukuman mati yang dijatuhkan kepada Sambo diharapkan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Sementara itu, uji DNA menunjukkan bahwa ada 14 artikel berita dengan 80 pernyataan dari 12 aktor. 14 artikel berita tersebut dikategorikan menjadi informasi, pernyataan, keputusan, dan hukum, dengan 29 pernyataan positif dan 51 pernyataan negatif. Penelitian ini menggunakan metode Mix Method untuk menganalisis berita kasus Ferdy Sambo menggunakan Agenda Setting Theory dan Discourse Network Analysis (DNA).

Hasil penelitian berdasarkan Agenda Setting Theory, melalui analisis Media Agenda, menunjukkan bahwa Kompas.com telah menekankan kasus Ferdy Sambo, yang telah menjadi penyebab kekhawatiran di kalangan masyarakat Indonesia.Hal ini diperkuat oleh konvergensi antara media massa arus utama dan media sosial.Dari sisi Agenda Publik, berita kasus Ferdy Sambo, baik melalui media massa arus utama seperti Kompas.Dari sisi Agenda Kebijakan, mayoritas masyarakat Indonesia mengharapkan Sambo dijatuhi hukuman mati, meskipun vonis tersebut akhirnya dikurangi menjadi hukuman penjara seumur hidup setelah Sambo mengajukan banding untuk kasasi.Vonis terhadap Sambo menunjukkan korelasi antara agenda media, agenda publik, dan agenda kebijakan.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis dampak konvergensi antara media massa arus utama dan media sosial dalam membentuk agenda publik. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana media sosial mempengaruhi agenda kebijakan, terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan publik secara luas. Ketiga, penelitian mendatang dapat fokus pada analisis lebih mendalam tentang bagaimana media massa arus utama, seperti Kompas.com, membentuk opini publik melalui framing berita. Penelitian ini dapat membantu memahami peran media dalam membentuk opini publik dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi kebijakan publik.

  1. Critical Discourse Network Analysis on Ferdy Sambo News in Online Media Using Agenda Setting Theory |... jurnal-iski.or.id/index.php/jkiski/article/view/970Critical Discourse Network Analysis on Ferdy Sambo News in Online Media Using Agenda Setting Theory jurnal iski index php jkiski article view 970
Read online
File size3.64 MB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test