ISKIISKI

Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi IndonesiaJurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Penggunaan pupuk dan pestisida sintetis yang telah berlangsung lama telah menciptakan kebiasaan dan ketergantungan di kalangan petani. Bahan-bahan anorganik telah menjadi hal yang umum dan seolah-olah tidak ada pilihan lain untuk digunakan sebagai bahan pertanian. Pada dasarnya, bahan-bahan produksi pertanian berbasis sintetis dapat merusak lingkungan dan berpotensi merugikan petani. Sebagian besar petani di Kelompok Tani Subak Wengaya Betan telah beralih dari penggunaan bahan anorganik ke bahan organik hingga saat ini. Hal ini seharusnya menjadi contoh bagi petani di Subak Wengaya Betan untuk dapat mengadopsi inovasi pertanian organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses difusi inovasi komunikasi pertanian organik sebagai upaya untuk mengurangi perubahan iklim di Kelompok Tani Subak Wengaya Betan, Provinsi Bali. Proses utama dalam penelitian kualitatif ini adalah untuk memperoleh hasil yang mendalam melalui tahap pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi lainnya untuk mengumpulkan informasi rinci sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa langkah-langkah efektif yang dapat diterima oleh petani untuk beralih ke pertanian organik termasuk pengembangan sistem sosial yang erat kaitannya dengan hikmat lokal, serta partisipasi aktif dari pejabat adat atau desa yang memiliki dan memperoleh kepercayaan masyarakat. Hasil penelitian ini menekankan integrasi difusi inovasi dengan nilai-nilai budaya lokal sebagai kunci untuk adopsi pertanian organik yang sukses dan menawarkan wawasan praktis untuk strategi komunikasi pertanian yang tangguh terhadap iklim di Indonesia.

Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa langkah efektif yang dapat diterima oleh petani untuk beralih ke pertanian organik adalah melalui pengembangan sistem sosial yang erat kaitannya dengan hikmat lokal, serta partisipasi aktif dari pemimpin tradisional atau pejabat desa yang memiliki dan memperoleh kepercayaan masyarakat.Strategi terkait distribusi produk pertanian organik dan inovasi yang dilakukan dapat mendorong semangat petani untuk beralih ke pertanian organik.Pendekatan utama adalah kemampuan interaktif yang didasarkan pada penempatan ide untuk menanamkan kepercayaan dalam transisi dari pola pertanian konvensional ke pola organik.Pertanian Bali tidak hanya dilihat dari perspektif ekonomi, tetapi juga sebagai kompleks dan harmoni yang saling terkait antara alam, budaya, dan kehidupan sosial yang terus dilestarikan dan dikembangkan untuk mewujudkan pertanian Bali yang berkelanjutan.Secara khusus, untuk Kelompok Tani Subak Wengaya Betan, Provinsi Bali, sistem pertanian organik dapat menjadi salah satu upaya untuk merespons dampak perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang difusi pertanian organik di berbagai negara dengan mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan kebijakan yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran pemimpin lokal dan kampanye berbasis masyarakat dalam mendorong petani kecil untuk beralih ke sistem organik. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana pendekatan berbasis hikmat lokal dapat menjadi model yang relevan untuk negara-negara berkembang dengan struktur masyarakat yang kuat. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana komunikasi inovasi dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai budaya lokal, seperti Tri Hita Karana di Bali, untuk meningkatkan adopsi pertanian organik. Studi ini dapat memberikan sumbangsih bagi strategi komunikasi pertanian yang lebih terkontekstualisasi, partisipatif, dan berbasis budaya lokal untuk mengatasi tantangan perubahan iklim dan memperluas praktik pertanian berkelanjutan di Indonesia.

  1. Challenges faced by rural people in mitigating the effects of climate change in the Mazungunye communal... doi.org/10.4102/jamba.v11i1.596Challenges faced by rural people in mitigating the effects of climate change in the Mazungunye communal doi 10 4102 jamba v11i1 596
Read online
File size660.81 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test