OPENCOMSERVOPENCOMSERV

Open Community Service JournalOpen Community Service Journal

Latar Belakang: Urban farming merupakan budidaya hewan maupun tanaman di wilayah perkotaan yang berdampak sosial dan ekonomi, salah satunya melalui sistem akuaponik. Di Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, mayoritas masyarakat yang bekerja sebagai ibu rumah tangga belum memiliki usaha alternatif, sehingga melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Merpati Asri dilakukan penerapan akuaponik untuk meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan. Tujuan: Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan memfasilitasi masyarakat dalam memulai budidaya perikanan air tawar dengan teknik akuaponik. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan kepada 35 anggota KWT Merpati Asri, Fokus pendampingan pada budidaya ikan air tawar berbasis akuaponik, manajemen kelembagaan, dinamika kelompok, motivasi, dan kewirausahaan melalui ceramah, diskusi, kunjungan lapangan, dan demonstrasi demplot. Hasil: Hasil kegiatan menunjukan peningkatan kapasitas SDM dalam manajemen kelompok, memperluas pengetahuan anggota tentang budidaya ikan air tawar berbasis akuaponik, serta memberikan dukungan modal dan pendampingan sehingga mendorong kemandirian ekonomi. Selain berdampak pada kesejahteraan masyarakat, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Indek Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi melalui keterlibatan dosen dan pemberian pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kegiatan urban farming dengan teknik akuaponik pada KWT Merpati Asri meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengetahuan budidaya ikan air tawar.Diseminasi teknologi serta dukungan modal dan pendampingan memungkinkan adaptasi berkelanjutan oleh anggota kelompok, yang pada gilirannya meningkatkan pendapatan dan kepercayaan diri dalam mengembangkan usaha.Selain manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama perguruan tinggi melalui keterlibatan dosen dan pengalaman praktis mahasiswa dalam program MBKM.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi keberlanjutan ekonomi dan lingkungan dari sistem akuaponik pada rumah tangga perkotaan selama beberapa tahun untuk mengetahui dampak jangka panjang terhadap ketahanan pangan dan pendapatan keluarga. Selanjutnya, perlu diselidiki perbandingan efektivitas model pelatihan berbasis digital dengan pelatihan tatap muka dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan praktik urban farming, sehingga dapat ditemukan pendekatan yang paling efisien untuk skala yang lebih luas. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi integrasi variasi tanaman sayuran dan ikan yang berbeda dalam sistem akuaponik untuk memaksimalkan nilai gizi serta mengurangi risiko kegagalan produksi, dengan menguji faktor-faktor seperti rasio nutrisi, kualitas air, dan produktivitas. Penelitian-penelitian tersebut akan memberikan landasan ilmiah yang lebih kuat bagi kebijakan publik dan program pemberdayaan masyarakat dalam mengadopsi urban farming yang berkelanjutan. Dengan melibatkan komunitas lain di wilayah perkotaan yang memiliki kondisi sosial‑ekonomi berbeda, studi komparatif dapat mengidentifikasi faktor‑faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan implementasi akuaponik, sehingga strategi intervensi dapat disesuaikan secara kontekstual.

  1. Dampak dan Efektivitas Urban Farming untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi di Kelompok... opencomserv.com/index.php/OCSJ/article/view/162Dampak dan Efektivitas Urban Farming untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi di Kelompok opencomserv index php OCSJ article view 162
Read online
File size890.3 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test