MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA
JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUARLatar belakang: Kenakalan remaja adalah tindak perbuatan yang dilakukan anak remaja dan perbuatan melawan hukum yang mana terdapat di dalamnya antisocial, antisusila serta melanggar norma agama, maka kalua dilanggar orang yang sudah menginjak dewasa akan menjadi tindak kejahatan. Beberapa hal yang harus selalu diingat dalam menghadapi remaja yaitu bahwa jiwa remaja adalah jiwa yang penuh gejolak dan lingkungan social juga ditandai dengan perubahan social yang cepat. Perilaku merokok adalah sesuatu yang dilakukan seseorang berupa membakar dan menghisapnya serta dapat menimbulkan asap yang dapat terisap oleh orang-orang disekitarnya. Masa remaja merupakan salah satu periode dari perkembangan manusia, masa ini meliputi perubahan biologi, perubahan psikologi dan perubahan social. Merokok sekarang ini sudah menjadi trend di kalangan pelajar laki-laki baik siswa SMP maupun SMA bahkan siswa SD pun sudah ada yang mencobanya. Ada beberapa siswa yang nekad melakukan merokok di sekolah sekalipun larangan merokok di sekolah.
Masa remaja sering dikenal dengan isitilah masa pemberontakan.Pada masa-masa ini, seorang anak yang baru mengalami puberitas sering kali menampilkan beragam gejolak emosi, menarik diri dari keluarga, serta mengalami banyak masalah, baik di rumah, sekolah atau di lingkungan pertemanannya.Banyak anak remaja dan anak dibawah umur sudah mengenal rokok dan narkoba.Kegiatan edukasi kenakalan remaja ini berjalan dengan baik dan sesuais dengan rencana program yang telah dibuat.Hasil dari kegiatan program edukasi kenakalan remaja ini dapat dipahami oleh semua remaja yang ada.
Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada remaja, seperti pengaruh teman sebaya, lingkungan keluarga, dan akses terhadap rokok. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada strategi intervensi yang efektif dalam mencegah dan mengurangi perilaku merokok pada remaja, termasuk edukasi, kampanye kesehatan, dan kebijakan publik. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari perilaku merokok pada kesehatan fisik dan psikologis remaja, serta strategi intervensi yang dapat diterapkan untuk membantu remaja berhenti merokok dan mencegah kecanduan.
| File size | 557.92 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan sikap dalam pelaksanaan PMO. Diharapkan masyarakat terutama keluargaHasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan sikap dalam pelaksanaan PMO. Diharapkan masyarakat terutama keluarga
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA M. Djamil Padang. Hasil: Hasil pengabdian kepada 18 orang pasien didapatkan pengetahuan sebelum diberikan edukasi 17% kategori baik, 28% kategori cukup,M. Djamil Padang. Hasil: Hasil pengabdian kepada 18 orang pasien didapatkan pengetahuan sebelum diberikan edukasi 17% kategori baik, 28% kategori cukup,
STIKESEUBSTIKESEUB Uji wilcoxon digunakan untuk analisis bivariat. Temuan penelitian menunjukkan sebelum edukasi dilakukan sebagian responden memiliki pengetahuan cukup 16Uji wilcoxon digunakan untuk analisis bivariat. Temuan penelitian menunjukkan sebelum edukasi dilakukan sebagian responden memiliki pengetahuan cukup 16
STIKESEUBSTIKESEUB Masa nifas merupakan periode penting yang menentukan keberhasilan menyusui. Trauma puting susu dan rendahnya produksi ASI menjadi penyebab utama kegagalanMasa nifas merupakan periode penting yang menentukan keberhasilan menyusui. Trauma puting susu dan rendahnya produksi ASI menjadi penyebab utama kegagalan
STIKESEUBSTIKESEUB Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan rancangan one group pretest-posttest. Sebanyak 24 ibu hamil trimester IIIPenelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan rancangan one group pretest-posttest. Sebanyak 24 ibu hamil trimester III
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Penyuluhan hukum dilakukan melalui pendekatan partisipatif-edukatif kepada siswa tingkat SMP dengan materi yang mencakup bentuk-bentuk kenakalan remaja,Penyuluhan hukum dilakukan melalui pendekatan partisipatif-edukatif kepada siswa tingkat SMP dengan materi yang mencakup bentuk-bentuk kenakalan remaja,
UNIBAUNIBA Instrumen berupa kuesioner pengetahuan yang mencakup pengertian seks bebas, bahaya, jenis IMS, dampak kehamilan tidak diinginkan, pencegahan, dan akibatInstrumen berupa kuesioner pengetahuan yang mencakup pengertian seks bebas, bahaya, jenis IMS, dampak kehamilan tidak diinginkan, pencegahan, dan akibat
MACHUNGMACHUNG Sementara itu, setelah produk direvisi maka produk akan diuji coba pada beberapa target uji yakni 10 responden remaja asal Kota Surabaya yang menghasilkanSementara itu, setelah produk direvisi maka produk akan diuji coba pada beberapa target uji yakni 10 responden remaja asal Kota Surabaya yang menghasilkan
Useful /
UNIPAUNIPA Media Zep Quiz efektif mendukung penggunaan PBL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikirMedia Zep Quiz efektif mendukung penggunaan PBL dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil pengukuran kebisingan di SD di Nagari Nanggalo didapatkanAnalisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil pengukuran kebisingan di SD di Nagari Nanggalo didapatkan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Hasil penelitian didapatkan nilai p (P Value) untuk pengetahuan sebelum dengan pengetahuan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan adalah sebesar 0,000Hasil penelitian didapatkan nilai p (P Value) untuk pengetahuan sebelum dengan pengetahuan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan adalah sebesar 0,000
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Hasil: Sebelum dilakukan sosialisasi dan latihan didapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan guru dan siswa terkait kesehatan fisik dan mental yaitu 75 %Hasil: Sebelum dilakukan sosialisasi dan latihan didapatkan bahwa sebagian besar pengetahuan guru dan siswa terkait kesehatan fisik dan mental yaitu 75 %