MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA

JURNAL ABDI MERCUSUARJURNAL ABDI MERCUSUAR

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyebar melalui udara. Penyakit TBC masih menjadi fokus utama pemerintah dalam mengatasi permasalahan penyakit menular. Penyakit ini dalam pengobatannya masih sering mengalami kegagalan. Kecenderungan pasien dengan TBC yang mengalami putus obat disebabkan oleh banyak faktor. Cara yang paling tepat untuk mengatasi putus obat adalah dengan memberikan pengetahuan kepada pengawas minum obat (PMO) terkait pengobatan pasien. Pemberian pengetahuan dengan metode diskusi grup PMO merupakan salah satu dari sekian banyak alternatif untuk meningkatkan pengetahuan PMO. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan dengan pendekatan diskusi grup yang dilaksanakan pada hari Senin, 5 Maret 2024 bertempat di kelurahan Pasir Putih, kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo dengan sasaran anggota keluarga yang di dalam keluarganya terkena penyakit TBC. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan sikap dalam pelaksanaan PMO. Diharapkan masyarakat terutama keluarga dengan anggota keluarga terkena TBC agar selalu membiasakan untuk mengawasi dan mengingatkan minum obat untuk mencegah terjadinya putus obat.

Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan hasil bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dengan nilai rata-rata sebesar 81,36 pada peserta.Diharapkan pada kegiatan masyarakat selanjutnya perlu mengantisipasi ketidakhadiran keluarga dan menerapkan cara alternatif untuk ketidak hadir tersebut.Selanjutnya diharapkan perlu berfokus pada tren dan isu yang berkembang seperti alat pemantauan atau evaluasi terhadap keberhasilan program PMO.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas berbagai metode pendidikan (misalnya video interaktif versus diskusi kelompok) terhadap peningkatan pengetahuan dan kepatuhan PMO pada keluarga penderita TBC, sehingga dapat menentukan pendekatan paling optimal. Selanjutnya, diperlukan pengembangan dan pengujian alat pemantauan digital yang dapat membantu PMO memantau kepatuhan minum obat secara real‑time, termasuk analisis faktor kegunaan dan akurasi dalam konteks komunitas pedesaan. Akhirnya, studi longitudinal diperlukan untuk menilai dampak jangka panjang pendidikan PMO terhadap tingkat keberhasilan pengobatan TBC, khususnya dalam mengurangi kejadian putus obat, resistensi obat, dan beban kesehatan pada tingkat keluarga dan masyarakat.

  1. PENDIDIKAN KESEHATAN PADA KELUARGA TENTANG PENTINGNYA PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) UNTUK MENCEGAH PUTUS... jurnal.mercubaktijaya.ac.id/jam/en/article/view/486PENDIDIKAN KESEHATAN PADA KELUARGA TENTANG PENTINGNYA PENGAWAS MINUM OBAT PMO UNTUK MENCEGAH PUTUS jurnal mercubaktijaya ac jam en article view 486
Read online
File size529.67 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test