ISKIISKI
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi IndonesiaJurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi IndonesiaPopularity social media menarik banyak orang untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas setiap hari. Social media biasanya hadir dalam bentuk audio, grafik, video teks dan animasi yang memberikan kemudahan kepada penggunanya untuk menyebarkan dan mengakses informasi dengan cepat dan mudah. Tanpa disadari, orang tua sering memamerkan data pribadi anak-anak mereka di akun orang tua dan anak-anak, biasanya untuk tujuan pribadi atau bisnis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih lanjut tentang upaya yang dilakukan oleh orang tua untuk melindungi privasi data anak-anak di akun media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis dari studi literatur pada penelitian sebelumnya. Dalam penelitian ini, kami ingin melihat bagaimana peran literasi digital dalam melindungi data pribadi anak-anak dan bagaimana mengkonseptualisasikan literasi digital perlindungan diri anak di media sosial. Temuan dari penelitian ini dengan konsep, ancaman, rekomendasi mengenai pentingnya literasi digital untuk perlindungan data pribadi dan integrasi konsep dapat digunakan sebagai referensi dalam penelitian lebih lanjut. Perlindungan data pribadi anak-anak penting untuk mencegah ancaman kejahatan siber, kekerasan dan pemerasan online. Hal ini juga dapat menjadi salah satu jaminan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak yang baik karena data tidak akan disalahgunakan oleh pihak lain untuk keuntungan finansial atau untuk mengancam anak-anak.
Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk penelitian lebih lanjut mengenai pentingnya literasi digital untuk perlindungan data pribadi di media baru yang lebih kompleks.Dengan penjelasan konsep, ancaman, rekomendasi, mengenai pentingnya literasi digital untuk perlindungan data pribadi dan kombinasi konsep dalam penelitian ini, dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian mendatang.Batasan penelitian ini menjadi kesempatan untuk penelitian lebih lanjut, karena hanya menjelaskan betapa pentingnya literasi digital untuk perlindungan data pribadi anak-anak di media baru.Oleh karena itu, di masa depan dapat mengangkat isu media baru lebih spesifik, serta kasus pelanggaran akibat perlindungan data pribadi anak-anak.Masyarakat perlu menyadari pentingnya memahami bahaya dan ancaman terhadap data pribadi anak-anak, sehingga dapat menghindari segala bentuk kerugian terhadap anak-anak akibat eksploitasi data melalui media sosial.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:. . 1. Penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pengembangan model pendidikan literasi digital yang efektif untuk anak-anak, orang tua, dan pengasuh, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti usia, tingkat pendidikan, dan konteks sosial budaya.. . 2. Studi empiris yang menyelidiki dampak literasi digital terhadap perilaku online anak-anak, termasuk kemampuan mereka untuk mengidentifikasi dan menghindari ancaman siber, serta kemampuan mereka untuk melindungi privasi dan data pribadi mereka sendiri.. . 3. Penelitian yang mengeksplorasi peran orang tua dan pengasuh dalam mempromosikan literasi digital dan perlindungan data pribadi anak-anak, termasuk strategi pendidikan dan komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan praktik yang aman dalam menggunakan media sosial.. . Dengan menggabungkan saran-saran ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan perlindungan data pribadi anak-anak di era digital, serta mempromosikan penggunaan media sosial yang bertanggung jawab dan aman.
- DIGCOMP - Publications Office of the EU. digcomp publications office eu inputbox getdata navigation skip... op.europa.eu/en/publication-detail/-/publication/a410aad4-10bf-4d25-8c5a-8646fe4101f1/language-enDIGCOMP Publications Office of the EU digcomp publications office eu inputbox getdata navigation skip op europa eu en publication detail publication a410aad4 10bf 4d25 8c5a 8646fe4101f1 language en
- Digital Literacy Skills Against Children's Personal Data Protection on Social Media | Jurnal Komunikasi... doi.org/10.25008/jkiski.v8i1.767Digital Literacy Skills Against Childrens Personal Data Protection on Social Media Jurnal Komunikasi doi 10 25008 jkiski v8i1 767
- PROTEKSI PRIVASI BIG DATA DALAM MEDIA SOSIAL | Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi. proteksi privasi... publikasi.dinus.ac.id/index.php/audience/article/view/3722PROTEKSI PRIVASI BIG DATA DALAM MEDIA SOSIAL Jurnal Audience Jurnal Ilmu Komunikasi proteksi privasi publikasi dinus ac index php audience article view 3722
| File size | 530.28 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Namun, jika masing-masing variabel dikaji secara terpisah atau parsial, terlihat bahwa baik CSR maupun GCG tidak memiliki dampak yang signifikan secaraNamun, jika masing-masing variabel dikaji secara terpisah atau parsial, terlihat bahwa baik CSR maupun GCG tidak memiliki dampak yang signifikan secara
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Implikasi dari penelitian ini adalah Kedai Bakso Putra Mantep perlu meningkatkan aspek kenyamanan dan nilai yang dirasakan pelanggan untuk meningkatkanImplikasi dari penelitian ini adalah Kedai Bakso Putra Mantep perlu meningkatkan aspek kenyamanan dan nilai yang dirasakan pelanggan untuk meningkatkan
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima narasumberMetode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima narasumber
PANDAWANPANDAWAN Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan komparatif, penelitian ini menganalisis model blockchain yang ada serta mengintegrasikan perspektif teknologiMenggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan komparatif, penelitian ini menganalisis model blockchain yang ada serta mengintegrasikan perspektif teknologi
ISKIISKI RSUD Tanah Abang telah mengadopsi Instagram sebagai platform yang menawarkan keunggulan relatif dibandingkan media konvensional, seperti penyebaran informasiRSUD Tanah Abang telah mengadopsi Instagram sebagai platform yang menawarkan keunggulan relatif dibandingkan media konvensional, seperti penyebaran informasi
UINSIUINSI Artikel ini membahas pendekatan Maqāshid al‑Sharīah dalam melindungi data pribadi dalam konteks pelatihan kepemimpinan struktural. Maqāshid al‑Sharīah,Artikel ini membahas pendekatan Maqāshid al‑Sharīah dalam melindungi data pribadi dalam konteks pelatihan kepemimpinan struktural. Maqāshid al‑Sharīah,
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Banyak anak remaja dan anak dibawah umur sudah mengenal rokok dan narkoba. Kegiatan edukasi kenakalan remaja ini berjalan dengan baik dan sesuais denganBanyak anak remaja dan anak dibawah umur sudah mengenal rokok dan narkoba. Kegiatan edukasi kenakalan remaja ini berjalan dengan baik dan sesuais dengan
UINSIUINSI Penelitian ini mengajukan penerapan perlindungan data pribadi dalam hukum pengelolaan zakat di Indonesia, karena organisasi pengelola zakat dan platformPenelitian ini mengajukan penerapan perlindungan data pribadi dalam hukum pengelolaan zakat di Indonesia, karena organisasi pengelola zakat dan platform
Useful /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Sabda bahagia adalah sebuah ajaran moral dalam iman Katolik yang sejatinya adalah sebuah ajaran mengenai keutamaan-keutamaan teologal yang wajib dihayatiSabda bahagia adalah sebuah ajaran moral dalam iman Katolik yang sejatinya adalah sebuah ajaran mengenai keutamaan-keutamaan teologal yang wajib dihayati
ISKIISKI Meskipun interaksi yang terbentuk terutama satu arah, beberapa interaksi ini bersifat timbal balik, seperti ketika influencer membalas komentar penonton.Meskipun interaksi yang terbentuk terutama satu arah, beberapa interaksi ini bersifat timbal balik, seperti ketika influencer membalas komentar penonton.
ISKIISKI Aspek kedua adalah ABCGM (Akademisi, Bisnis atau Administrasi, Masyarakat atau Relawan, Pemerintah, dan Media) yang memainkan peran penting dalam memberikanAspek kedua adalah ABCGM (Akademisi, Bisnis atau Administrasi, Masyarakat atau Relawan, Pemerintah, dan Media) yang memainkan peran penting dalam memberikan
ISKIISKI Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers merupakan alat sah bagi kebebasan pers saat ini. Substansi UU tersebut masih cukupHasil penelitian menunjukkan bahwa UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers merupakan alat sah bagi kebebasan pers saat ini. Substansi UU tersebut masih cukup