POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG

Journal of Tropical Diseases and Health ScienceJournal of Tropical Diseases and Health Science

Tuberkulosis paru (TB paru) adalah penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dengan obat dan menimbulkan dampak fisik. Kepatuhan pengobatan dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, dukungan keluarga, self-management, self-stigma, dan self-efficacy. Efikasi diri sangat diperlukan selama pengobatan untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam merawat diri sendiri. Salah satu upaya untuk meningkatkan efikasi diri adalah dengan memberikan informasi yang adekuat tentang self-care melalui edukasi Management Self-Care. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi management self-care terhadap efikasi diri pada penderita TB paru. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan one-group pre-post test. Sampel penelitian terdiri dari 16 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan quesioner Guide for constructing self-efficacy scale (GFCSES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi management self-care memiliki pengaruh positif terhadap efikasi diri pada penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Gunung Sari tahun 2024.

Penderita TB paru di Desa Taman Sari wilayah kerja Puskesmas Gunung Sari rata-rata pretest self efficacy responden penderita TB paru di Desa Taman Sari wilayah kerja Puskesmas Gunung Sari yaitu berkategori sedang (35 poin), dengan nilai terendah 30 poin dan nilai tertinggi 39 poin, serta standar deviasiasinya 2,56.Nilai rata-rata posttest self efficacy responden penderita TB paru di Desa Taman Sari wilayah kerja Puskesmas Gunung Sari yaitu berkategori tinggi (46,7 poin), dengan nilai terendah 45 poin dan nilai tertinggi 50 poin, serta standar deviasinya 1,53.Hasil uji hipotesis dengan paired sample t-test menunjukkan p-value 0,045 (< α 0,05), yang berarti terdapat pengaruh intervensi management self care terhadap self efficacy pada penderita TB paru di Desa Taman Sari wilayah kerja Puskesmas Gunung Sari tahun 2024.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan program edukasi management self-care yang lebih terstruktur dan komprehensif, dengan durasi yang lebih panjang dan frekuensi yang lebih sering, untuk meningkatkan efikasi diri pada penderita TB paru.. . 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi efikasi diri pada penderita TB paru, seperti dukungan keluarga, stigma sosial, dan dampak psikologis dari penyakit.. . 3. Meneliti efektivitas intervensi management self-care pada kelompok penderita TB paru dengan karakteristik demografi yang berbeda, seperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan, untuk memahami pengaruhnya pada berbagai kelompok penderita.

  1. Jurnal Ners. family empowerment increasing self efficacy care activity patients pulmonary tb jurnal ners... doi.org/10.20473/jn.v8i2.3826Jurnal Ners family empowerment increasing self efficacy care activity patients pulmonary tb jurnal ners doi 10 20473 jn v8i2 3826
  2. Neonatal, infant, and childhood growth following metformin versus insulin treatment for gestational diabetes:... doi.org/10.1371/journal.pmed.1002848Neonatal infant and childhood growth following metformin versus insulin treatment for gestational diabetes doi 10 1371 journal pmed 1002848
  3. Outcomes of the Adelante community social marketing campaign for Latino youth | Health Education Research... academic.oup.com/her/article/34/5/471/5491515Outcomes of the Adelante community social marketing campaign for Latino youth Health Education Research academic oup her article 34 5 471 5491515
Read online
File size442.98 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test