UIN MATARAMUIN MATARAM

THE LIGHT : Journal of Librarianship and Information ScienceTHE LIGHT : Journal of Librarianship and Information Science

Pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sumber informasi guna untuk meningkatkan minat terhadap isu politik pada pengurus ormawa, sebagai bagian dari peran mahasiswa dalam memahami dan menanggapi perkembangan isu politik. Permasalahan yang ditemukan diantaranya rendahnya minat sebagian pengurus ormawa terhadap isu politik, kurangnya pemanfaatan media sosial sebagai sumber informasi politik, serta tidak semua organisasi mendorong anggotanya untuk aktif berpartisipasi dalam diskusi atau kegiatan politik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh frekuensi pencarian informasi melalui media sosial terhadap minat isu politik serta mengetahui jenis isu yang diminati pengurus ormawa Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik survei. Kuesioner disebarkan kepada 95 pengurus organisasi mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah di Tulungagung yang dipilih secara acak (random sampling). Data yang diperoleh dianalisis dengan regresi linier sederhana menggunakan SPSS versi 21. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa frekuensi pencarian informasi melalui media sosial berpengaruh terhadap minat isu politik dengan kontribusi sebesar 25,1%. Meskipun persentasenya tergolong rendah, media sosial tetap berperan sebagai sumber informasi yang relevan dan mudah diakses sehingga mampu meningkatkan minat, pemahaman dan keterlibatan terhadap isu politik. Isu yang diminati meliputi hak asasi manusia, kebijakan pemerintah, pemilu, dan korupsi, dan yang paling diminati yaitu hak asasi manusia. Minat politik dipengaruhi oleh pengalaman organisasi, lingkungan akademik, keterlibatan sosial, dan paparan informasi, dengan media sosial berperan sebagai sumber informasi yang relevan, menarik, dan mudah diakses.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pencarian informasi melalui media sosial memberikan pengaruh terhadap minat isu politik pada pengurus ormawa Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.Pengaruh tersebut ditunjukkan melalui nilai R Square 0,251 atau 25,1%, yang berarti media sosial memiliki kontribusi dalam meningkatkan perhatian, ketertarikan, serta pemahaman pengurus ormawa terhadap berbagai isu politik.Dampak penelitian ini terlihat pada meningkatnya keterlibatan pengurus ormawa dalam mengikuti isu politik seperti hak asasi manusia, kebijakan pemerintah, pemilu, dan korupsi.Media sosial dapat berfungsi sebagai sumber informasi dan hiburan sekaligus meningkatkan kesadaran politik pengurus ormawa melalui konten yang inovatif, menarik, dan mudah dipahami.Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa platform media sosial berbasis video pendek seperti TikTok, Reels Instagram, dan YouTube memainkan peran penting dalam menarik perhatian pengurus ormawa terhadap isu politik.Isu politik menjadi lebih mudah dipahami pengurus ormawa dalam kehidupan sehari-hari karena informasi disajikan dengan cara yang mudah dipahami, ringkas, dan visual.Kondisi tersebut mendorong munculnya partisipasi politik secara tidak langsung, seperti kegiatan berbagi informasi, berdiskusi, memberikan pendapat, maupun menyampaikan aspirasi melalui media sosial.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat faktor-faktor lain seperti lingkungan sosial, tingkat literasi digital, pendidikan politik, pola komunikasi organisasi, dan pengaruh media massa lainnya, sehingga temuan penelitian menjadi lebih luas dan mendalam. Kedua, penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode kualitatif atau pendekatan metode mix method untuk mendapatkan pemahaman yang lebih detail tentang perilaku politik mahasiswa di media sosial. Ketiga, universitas diharapkan dapat memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai alat pendidikan politik dengan menyediakan seminar, forum diskusi, dan konten digital yang menarik dan mendidik. Keempat, pengurus organisasi mahasiswa diharapkan menggunakan media sosial secara lebih kritis, selektif, dan bertanggung jawab agar informasi politik yang mereka peroleh tidak hanya menimbulkan minat tetapi juga mendorong partisipasi politik yang positif, rasional, dan etis baik di masyarakat maupun di kampus.

  1. PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PENINGKATAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA DIKALANGAN PELAJAR DI KABUPATEN BOGOR... doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v20i2.13965PERAN MEDIA SOSIAL DALAM PENINGKATAN PARTISIPASI PEMILIH PEMULA DIKALANGAN PELAJAR DI KABUPATEN BOGOR doi 10 24198 sosiohumaniora v20i2 13965
  2. Paritisipasi Politik Gen Z: Eksplorasi Peran Media Sosial dalam Pembentukan Kesadaran Politik Remaja... doi.org/10.61476/bpkxy103Paritisipasi Politik Gen Z Eksplorasi Peran Media Sosial dalam Pembentukan Kesadaran Politik Remaja doi 10 61476 bpkxy103
Read online
File size1.06 MB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test