UNYUNY

Jurnal Ilmiah WUNYJurnal Ilmiah WUNY

Latar belakang: Era digital membutuhkan pendidikan studi sosial yang adaptif dan inovatif untuk melebihi pendekatan konvensional berbasis guru yang bergantung pada hafalan. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas guru studi sosial dalam mengembangkan model evaluasi pembelajaran berbasis deep learning dan gamifikasi menggunakan platform ZEP Quiz. Metode: Kegiatan menggunakan metode workshop partisipatif dan pendekatan mentoring reflektif, melibatkan 134 guru studi sosial dari MGMP IPS Bandung. Hasil: Analisis statistik menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman guru tentang konsep deep learning dan keterampilan pedagogis digital (p < 0.05). Kepercayaan guru dalam menggunakan media digital meningkat dari 38% menjadi 87%. Selain itu, workshop menghasilkan 80 produk kuis interaktif siap digunakan di kelas. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil mencapai target dengan meningkatkan profesionalisme guru, membangun budaya kolaboratif digital melalui jaringan MGMP, dan mendorong inovasi berkelanjutan dalam pembelajaran berbasis teknologi. Meski ada kendala teknis dan waktu, program ini terbukti efektif sebagai model pengembangan profesional guru abad ke-21.

Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi guru studi sosial dalam memahami konsep deep learning dan menerapkan gamifikasi melalui platform ZEP Quiz.Analisis statistik menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman dan keterampilan pedagogis digital guru.Selain itu, kegiatan ini memperkuat budaya kolaboratif digital melalui jaringan MGMP dan mendorong inovasi berkelanjutan dalam pembelajaran berbasis teknologi.Meskipun ada kendala teknis dan waktu, program ini terbukti efektif sebagai model pengembangan profesional guru abad ke-21.

Untuk mengembangkan pendidikan studi sosial di era digital, penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga aspek. Pertama, mengkaji penggunaan AI dalam personalisasi pembelajaran berbasis gamifikasi untuk meningkatkan partisipasi siswa secara lebih efektif. Kedua, mengeksplorasi integrasi teknologi augmented reality (AR) dalam pembuatan kuis interaktif untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Ketiga, mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan berbasis komunitas digital terhadap perubahan budaya profesional guru. Ketiga saran ini berpotensi memperluas aplikasi teknologi dalam pendidikan studi sosial sambil memperkuat kolaborasi antar guru dan pengembangan inovasi berkelanjutan.

  1. Deep and Meaningful E-Learning with Social Virtual Reality Environments in Higher Education: A Systematic... mdpi.com/2076-3417/11/5/2412Deep and Meaningful E Learning with Social Virtual Reality Environments in Higher Education A Systematic mdpi 2076 3417 11 5 2412
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s11409-022-09308-9Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s11409 022 09308 9
  3. Full article: Aligning skills and lifelong learning for human-centred sustainable development. full article... tandfonline.com/doi/full/10.1080/02601370.2022.2057167Full article Aligning skills and lifelong learning for human centred sustainable development full article tandfonline doi full 10 1080 02601370 2022 2057167
Read online
File size290.78 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test