UNDANAUNDANA
J-ICON: Jurnal Komputer dan InformatikaJ-ICON: Jurnal Komputer dan InformatikaTinjauan sistematis ini menelaah integrasi teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) dalam pengawasan penyakit menular. Studi ini mengeksplorasi kemajuan terkini, penerapan, dan efektivitas sistem berbasis AI-IoT dalam deteksi dini, pengawasan, dan prediksi wabah. Proses tinjauan mengikuti panduan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), dengan pencarian literatur melalui database Scopus untuk artikel yang dipublikasikan antara tahun 2021 hingga 2024. Kata kunci yang digunakan meliputi Health Monitoring AND IoT Based OR Artificial Intelligence AND Infectious Diseases. Dari total 23 artikel yang ditemukan, sebanyak 11 artikel dipilih setelah penyaringan berdasarkan judul dan abstrak, kemudian disaring lebih lanjut melalui teks lengkap hingga tersisa 8 artikel yang dianalisis. Hasil analisis mengungkapkan bahwa AI berperan penting dalam pengolahan data besar untuk mendeteksi pola dan memprediksi penyebaran penyakit, sementara IoT menyediakan infrastruktur untuk pengumpulan data real-time melalui perangkat yang saling terkoneksi. Penerapan AI-IoT terbukti mampu mempercepat diagnosis hingga 40% serta meningkatkan akurasi prediksi wabah sebesar 25%-35%. Namun, beberapa kendala seperti isu privasi data, keamanan siber, dan keterbatasan interoperabilitas antar sistem masih menjadi tantangan utama. Sinergi AI dan IoT memiliki potensi besar untuk memperkuat sistem kesehatan masyarakat, terutama melalui pengawasan real-time dan pemantauan pasien jarak jauh di daerah dengan akses terbatas. Meskipun demikian, keberhasilan penerapan teknologi ini membutuhkan kolaborasi lintas disiplin yang melibatkan teknologi, kesehatan, dan kebijakan, serta pengembangan infrastruktur yang lebih aman dan terintegrasi. Integrasi AI dan IoT menawarkan solusi strategis untuk memperkuat sistem kesehatan global, namun implementasi berkelanjutan memerlukan perhatian khusus terhadap aspek teknis, etika, dan regulasi yang relevan.
Penerapan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) dalam pemantauan penyakit menular menunjukkan potensi yang besar dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi diagnosis, pengawasan, dan pencegahan.AI mampu menganalisis data besar dengan cepat, sedangkan IoT memungkinkan pemantauan real-time kondisi pasien melalui perangkat yang terhubung.Kombinasi keduanya menghasilkan informasi yang lebih akurat dan memungkinkan intervensi yang lebih cepat dalam menangani penyakit menular.Namun, masih terdapat tantangan yang perlu diatasi, seperti masalah privasi data, keamanan, dan interoperabilitas perangkat.Penelitian ini terbatas pada dokumen open access dan fokus pada penyakit menular, dengan variasi teknologi yang digunakan dalam setiap artikel.Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan standar keamanan dan privasi data yang lebih ketat, mengeksplorasi aplikasi AI dan IoT pada penyakit menular lainnya, mengevaluasi interoperabilitas perangkat, dan melakukan pengujian pada skala yang lebih luas untuk memastikan penerapan yang sukses dalam pemantauan kesehatan global.
Untuk penelitian lanjutan, perlu dipertimbangkan pengembangan protokol keamanan dan privasi data yang lebih ketat, terutama dalam konteks kesehatan digital. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi aplikasi AI dan IoT pada berbagai penyakit menular, termasuk penyakit yang belum banyak diteliti. Evaluasi interoperabilitas perangkat dan sistem juga penting untuk memastikan integrasi yang lancar dan efektif. Penelitian skala besar juga diperlukan untuk menguji efektivitas dan keandalan teknologi ini dalam pengawasan kesehatan global. Dengan demikian, kolaborasi lintas disiplin dan pengembangan infrastruktur yang lebih aman dan terintegrasi akan menjadi kunci untuk memanfaatkan potensi AI dan IoT dalam memperkuat sistem kesehatan masyarakat.
- . 0 doi.org/10.3390/s22031076A 0 doi 10 3390 s22031076
- Flourishing electronic textiles towards pervasive, personalized and intelligent healthcare. flourishing... oaepublish.com/articles/ss.2023.35Flourishing electronic textiles towards pervasive personalized and intelligent healthcare flourishing oaepublish articles ss 2023 35
- CSSE | Optimized Cognitive Learning Model for Energy Efficient Fog-BAN-IoT Networks. csse optimized cognitive... techscience.com/csse/v43n3/47693CSSE Optimized Cognitive Learning Model for Energy Efficient Fog BAN IoT Networks csse optimized cognitive techscience csse v43n3 47693
- Modern technology, artificial intelligence, machine learning and internet of things based revolution... aimspress.com/article/doi/10.3934/math.2024060Modern technology artificial intelligence machine learning and internet of things based revolution aimspress article doi 10 3934 math 2024060
| File size | 264.68 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis tetapi juga keterampilan praktis dalam membuat danMelalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis tetapi juga keterampilan praktis dalam membuat dan
IDID Masalah yang muncul adalah bagaimana hasil dari penerapan metode pengumpulan data pada perancangan sistem informasi puskesmas dan bagaimana penerapan implementasiMasalah yang muncul adalah bagaimana hasil dari penerapan metode pengumpulan data pada perancangan sistem informasi puskesmas dan bagaimana penerapan implementasi
UWKSUWKS Tidak ada kesimpulan yang tersedia dalam dokumen. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemberdayaan petugas cleaning service rumah sakit dalam pencegahanTidak ada kesimpulan yang tersedia dalam dokumen. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemberdayaan petugas cleaning service rumah sakit dalam pencegahan
MALAHAYATIMALAHAYATI Tuberkulosis paru mudah menginfeksi pengidap HIV/AIDS, orang dengan status gizi buruk dan dipengaruhi oleh daya tahan tubuh seseorang. Indonesia beradaTuberkulosis paru mudah menginfeksi pengidap HIV/AIDS, orang dengan status gizi buruk dan dipengaruhi oleh daya tahan tubuh seseorang. Indonesia berada
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Kesiapan penerapan RME dapat dilihat dari beberapa aspek, salah satunya adalah persiapan operasional. Rumah Sakit Universitas Andalas (UNAND) telah menerapkanKesiapan penerapan RME dapat dilihat dari beberapa aspek, salah satunya adalah persiapan operasional. Rumah Sakit Universitas Andalas (UNAND) telah menerapkan
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif-partisipatif dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan kesehatan masyarakat pedesaan secaraKegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif-partisipatif dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan kesehatan masyarakat pedesaan secara
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Kesiapan pelaksanaan RME di RSUD Kajen memperoleh nilai 91,44 dengan rata-rata 3,2. Nilai tersebut berarti RSUD Kajen cukup siap dalam melaksanakan RME.Kesiapan pelaksanaan RME di RSUD Kajen memperoleh nilai 91,44 dengan rata-rata 3,2. Nilai tersebut berarti RSUD Kajen cukup siap dalam melaksanakan RME.
URECOLURECOL Metode penelitian ini menggunakan studi kualitatif, jenis kajian pustaka, dengan pendekatan fenomenologi dan analisis isi, yaitu dengan menggunakan analisisMetode penelitian ini menggunakan studi kualitatif, jenis kajian pustaka, dengan pendekatan fenomenologi dan analisis isi, yaitu dengan menggunakan analisis
Useful /
STIKESYARSIMATARAMSTIKESYARSIMATARAM Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) padaSehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada
STIKESYARSIMATARAMSTIKESYARSIMATARAM Desain dalam penelitian ini berupa quasi-eksperimental dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design. Sample dalam penelitian ini sebanyakDesain dalam penelitian ini berupa quasi-eksperimental dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design. Sample dalam penelitian ini sebanyak
MALAHAYATIMALAHAYATI Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Alat ukur kuesioner dan data dianalisis menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapatSampel diambil dengan metode purposive sampling. Alat ukur kuesioner dan data dianalisis menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Dengan berfokus pada hasil belajar yang terukur, OBE memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan industri.Dengan berfokus pada hasil belajar yang terukur, OBE memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan industri.