UWKSUWKS

BERDAYA : Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatBERDAYA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Petugas cleaning service merupakan salah satu kelompok kerja yang rentan terhadap risiko penyakit menular, termasuk HIV, karena potensi kontak dengan benda tajam dan material biologis. Peningkatan kesadaran dan pengetahuan mengenai pencegahan HIV sangat penting untuk melindungi mereka dan komunitas sekitarnya. Kelompok petugas kebersihan RS Bali Royal Hospital (RS Bros) terdiri dari 6 orang laki-laki dan Perempuan, dan 95% hanya lulusan SMA. Pengetahuan tentang risiko tertular penyakit dari pekerjaan mereka masih sangat minimal. Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada tanggal 25 Desember 2024 di Gazebo RS Bali Royal Hospital untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petugas kebersihan RS Bros terhadap penyakit khususnya penyakit HIV. Kegiatan diawali pre-test terhadap pengetahuan kelompok petugas kebersihan RS Bros penyakit HIV, penularan dan pencegahannya. Kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan penyakit HIV, cara penularan dan pencegahan. Penyuluhan juga diberikan mengenai teknik penyusunan buku log keuangan untuk mengatur pendapatan. Peningkatan pengetahuan pencegahan infeksi HIV dilaporkan 100% pada pengabdian ini.

Tidak ada kesimpulan yang tersedia dalam dokumen.Penelitian ini menyoroti pentingnya pemberdayaan petugas cleaning service rumah sakit dalam pencegahan HIV.Pemberdayaan ini dapat dilakukan melalui pelatihan, penyediaan alat pelindung diri yang memadai, dan peningkatan kesadaran tentang risiko penularan HIV.Dengan demikian, petugas cleaning service dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih aman dan sehat.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi efektivitas program pemberdayaan petugas cleaning service dalam mencegah penularan HIV, seperti karakteristik individu petugas, budaya organisasi rumah sakit, dan dukungan dari manajemen. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai metode pemberdayaan, seperti pelatihan tatap muka, pelatihan online, atau mentoring sebaya. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi intervensi yang lebih komprehensif yang tidak hanya berfokus pada pencegahan HIV, tetapi juga pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan petugas cleaning service secara keseluruhan, termasuk aspek psikologis dan sosial. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan melindungi petugas cleaning service dari risiko infeksi HIV.

Read online
File size337.08 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test