UNDANAUNDANA

J-ICON: Jurnal Komputer dan InformatikaJ-ICON: Jurnal Komputer dan Informatika

Sidik jari merupakan struktur genetika dalam bentuk pola yang sangat detail dan tanda yang melekat pada diri manusia. Banyak sistem biometrika yang menggunakan sidik jari sebagai data masukan, karena sifat dari sidik jari setiap individu berbeda meskipun kembar identik dan tidak berubah kecuali mendapat kecelakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu segmentasi dengan algoritma Otsu thresholding, ekstraksi ciri dengan algoritma Local Binary Pattern (LBP), dan pembelajaran dengan algoritma Learning Vector Quantization (LVQ). Data yang digunakan adalah citra sidik jari jempol berukuran 200 x 300 piksel, berjenis keabuan dan berformat *.jpg. Citra sidik jari terdiri dari 25 orang, masing-masing orang memiliki 6 data latih dan 2 data uji. Pengujian data latih dan data uji dilakukan kepada empat sistem yaitu sistem dengan jumlah ciri LBP = 8, 64, 128 dan 256 dan menggunakan masing-masing 2 buah data set dimana data set 1 berjumlah 15 orang dan data set 2 berjumlah 25 orang. Hasil pengujian keempat sistem menunjukkan bahwa sistem dengan jumlah ciri LBP = 128 merupakan sistem yang terbaik dengan kombinasi akurasi sistem yang tinggi dan juga waktu pembelajaran yang cepat.

Berdasarkan hasil pengujian terhadap keempat sistem yang dibangun, dapat disimpulkan bahwa sistem dengan jumlah ciri LBP = 128 menghasilkan akurasi yang tinggi.Adapun waktu pembelajaran pada masing-masing sistem sangat dipengaruhi oleh jumlah data yang digunakan, dan nilai parameter seperti max epoch, error minimum dan learning rate.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki apakah model jaringan saraf tiruan berbasis convolutional neural network (CNN) dapat meningkatkan akurasi dan kecepatan identifikasi sidik jari dibandingkan kombinasi LBP dan LVQ yang saat ini digunakan (penelitian ini). Selanjutnya, perlu dilakukan eksplorasi penggunaan LBP multi‑skala dengan variasi radius dan jumlah tetangga serta kombinasi fitur minutia untuk mengatasi keterbatasan representasi ciri pada gambar dengan variasi ukuran dan orientasi (penelitian ini). Terakhir, penting pula menguji ketahanan sistem terhadap gangguan seperti noise, rotasi, dan perubahan pencahayaan serta mengembangkan prosedur pra‑pemrosesan adaptif yang dapat meningkatkan robustitas metode segmentasi Otsu dalam kondisi nyata (penelitian ini).

  1. J-ICON: Jurnal Komputer dan Informatika. recognition fingerprint patterns local binary pattern method... doi.org/10.35508/jicon.v7i2.1635J ICON Jurnal Komputer dan Informatika recognition fingerprint patterns local binary pattern method doi 10 35508 jicon v7i2 1635
Read online
File size526.1 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test