AKMICIREBONAKMICIREBON

Jurnal Sains Teknologi Transportasi MaritimJurnal Sains Teknologi Transportasi Maritim

Pompa cadangan oli pelumas (LO) mesin utama merupakan komponen penting untuk kelancaran operasi kapal. Oleh karena itu, perangkat ini harus dirawat dengan baik. Namun, jika jadwal perawatan tidak dipatuhi, dapat timbul masalah yang mengganggu operasi kapal. Sistem pelumasan mesin utama dapat terganggu akibat kerusakan pompa cadangan LO, yang dapat mengSauh pelumasan mesin utama secara menyeluruh. Berdasarkan pengamatan lapangan selama proyek laut 12 bulan 2 hari di atas MT. Klawotong, peneliti mengalami overheating pada pompa cadangan LO. Ketika kapal memasuki cuaca buruk dalam perjalanan dari Wayame ke Tual, hal ini mengganggu kenyamanan kru di atas kapal saat bekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor penyebab, dampak overheating pada pompa, dan upaya pencegahan overheating pompa LO. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi lapangan langsung. Teknik analisis data menggunakan SHEL (Software, Hardware, Environment, Liveware). Melalui wawancara dengan Kepala Insinyur, Insinyur 2, dan Insinyur 4, penelitian ini menyatakan bahwa overheating pompa cadangan LO mesin utama disebabkan oleh kopling karet rusak, segel minyak rusak, dan getaran abnormal pada pompa. Dampak faktor-faktor tersebut akan mengurangi kinerja pompa, mengurangi pelumasan pada mesin utama, serta menurunkan kinerja pompa. Preventive measures dapat dilakukan dengan melakukan perawatan rutin pada pompa dan membersihkan filter minyak secara teratur.

Berdasarkan penelitian dan pembahasan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa faktor penyebab overheating pada pompa cadangan LO meliputi kurangnya perawatan, kerusakan kopling karet, segel minyak, getaran abnormal, dan filter minyak kotor.dampaknya adalah penurunan kinerja pompa dan kerugian finansial.upaya pencegahan melibatkan perawatan rutin, pemantauan suhu dan tekanan pompa, penggantian suku cadang rusak, serta pelaksanaan prosedur operasi yang benar.

Pertama, meneliti hubungan pola getaran dengan risiko kegagalan pompa L.O. standby menggunakan sensor real‑time dan algoritma prediktif untuk mengurangi downtime. Kedua, mengevaluasi efektivitas metode pembersihan filter minyak—misalnya sikat mekanik dibandingkan pembersihan ultrasonik—dengan faktor biaya dan umur filter. Ketiga, membangun model cost‑benefit untuk menentukan frekuensi optimal perawatan rutin pada pompa L.O. standby, sehingga dapat mengoptimalkan antara biaya operasional dan risiko kerusakan. Proposal-proposal ini bertujuan mempertegas pengembangan sistem pemeliharaan adaptif yang responsif terhadap kondisi nyata di laut dan mendukung keberlanjutan operasi kapal.

  1. Overheating Of The L.O Standby Pump On The Main Engine Of MT. Klawotong | Jurnal Sains Teknologi Transportasi... doi.org/10.51578/j.sitektransmar.v7i1.103Overheating Of The L O Standby Pump On The Main Engine Of MT Klawotong Jurnal Sains Teknologi Transportasi doi 10 51578 j sitektransmar v7i1 103
  2. Metode Perawatan Sistem Pelumasan Untuk Menunjang Kinerja Motor Induk Di Atas Kapal KM. DJO Pada PT.... doi.org/10.51578/j.sitektransmar.v1i1.9Metode Perawatan Sistem Pelumasan Untuk Menunjang Kinerja Motor Induk Di Atas Kapal KM DJO Pada PT doi 10 51578 j sitektransmar v1i1 9
Read online
File size332.87 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test