UMPWRUMPWR
JPSEJPSEKemampuan literasi numerasi peserta didik pada materi perkalian dan pembagian di sekolah dasar masih mengalami kendala, terutama dalam memahami informasi pada soal cerita, menentukan strategi penyelesaian, dan menyelesaikan masalah secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media kartu analisis pada peserta didik kelas III A SDN Krembung 1. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara kolaboratif dengan model Kurt Lewin yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 peserta didik kelas III A SDN Krembung 1 Tahun Pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Media kartu analisis dipilih sebagai inovasi pembelajaran karena dapat membantu peserta didik memahami langkah penyelesaian soal cerita secara terstruktur melalui kegiatan mengidentifikasi informasi yang diketahui, menentukan hal yang ditanyakan, memilih strategi penyelesaian, serta menyusun jawaban secara sistematis.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media kartu analisis dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi peserta didik kelas III A SDN Krembung 1 pada materi perkalian dan pembagian.Penerapan model PBL yang dipadukan dengan kartu analisis memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat aktif dalam proses pemecahan masalah melalui kegiatan memahami informasi, menentukan strategi penyelesaian, melakukan perhitungan, serta mengevaluasi hasil penyelesaian.Media kartu analisis berperan sebagai alat bantu yang memberikan panduan berpikir secara sistematis sehingga peserta didik lebih mudah memahami soal cerita dan menyelesaikan permasalahan matematika.Peningkatan kemampuan literasi numerasi ditunjukkan melalui peningkatan hasil belajar peserta didik dari setiap tahap penelitian, yaitu nilai rata-rata pada pra siklus sebesar 46,11 meningkat menjadi 79,74 pada siklus I dan 81,63 pada siklus II.Ketuntasan belajar peserta didik juga mengalami peningkatan dari kondisi awal sebanyak 3 peserta didik menjadi 16 peserta didik pada akhir siklus.Selain itu, penerapan pembelajaran menggunakan model PBL berbantuan kartu analisis mampu meningkatkan aktivitas guru dan aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran.Dengan demikian, integrasi model Problem Based Learning dengan media kartu analisis dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran matematika sekolah dasar dalam mendukung peningkatan kemampuan literasi numerasi peserta didik.
Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan media kartu analisis untuk materi matematika lainnya dan jenjang pendidikan yang berbeda, serta mengeksplorasi efektivitas penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi secara lebih luas. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada kelas dengan jumlah subjek yang lebih beragam untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran guru dalam penerapan model Problem Based Learning dan media kartu analisis, serta pengaruhnya terhadap proses pembelajaran dan perkembangan kemampuan literasi numerasi peserta didik.
| File size | 398.33 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPRIUNPRI Studi ini menekankan pentingnya intervensi terarah, seperti program peningkatan kosakata, latihan pengucapan, dan aktivitas pembelajaran yang meningkatkanStudi ini menekankan pentingnya intervensi terarah, seperti program peningkatan kosakata, latihan pengucapan, dan aktivitas pembelajaran yang meningkatkan
UMPWRUMPWR Analisis hipotesis menunjukkan adanya selisih yang bermakna antara hasil belajar sebelum dan setelah penggunaan media tersebut.media interaktif mampu menciptakanAnalisis hipotesis menunjukkan adanya selisih yang bermakna antara hasil belajar sebelum dan setelah penggunaan media tersebut.media interaktif mampu menciptakan
UMPWRUMPWR Proses perencanaan kolaboratif, pelaksanaan pembelajaran dengan dukungan media interaktif Mathigon, serta kegiatan refleksi pada setiap akhir siklus mampuProses perencanaan kolaboratif, pelaksanaan pembelajaran dengan dukungan media interaktif Mathigon, serta kegiatan refleksi pada setiap akhir siklus mampu
UMPWRUMPWR Kajian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan penelitian flipbook di sekolah dasar serta menjadi referensi bagi pengembangan mediaKajian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan penelitian flipbook di sekolah dasar serta menjadi referensi bagi pengembangan media
YAYASANBHZYAYASANBHZ Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pendidikan Islam memiliki peran krusial dalam menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial melalui integrasiHasil kajian menunjukkan bahwa strategi pendidikan Islam memiliki peran krusial dalam menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial melalui integrasi
STAIMA ALHIKAMSTAIMA ALHIKAM Penting pula disadari oleh pendidik muslim, bahwa untuk menyiapkan generasi muslim yang berkualitas dengan intelektualias yang tinggi, membutuhkan metodePenting pula disadari oleh pendidik muslim, bahwa untuk menyiapkan generasi muslim yang berkualitas dengan intelektualias yang tinggi, membutuhkan metode
UNPRIUNPRI Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pencapaian kosakata siswa, dari rata-rata 30,76% menjadi 60,76% setelah Siklus II. Selain itu, partisipasiHasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pencapaian kosakata siswa, dari rata-rata 30,76% menjadi 60,76% setelah Siklus II. Selain itu, partisipasi
UIN SUSKAUIN SUSKA Hasil praktikalitas e-modul oleh guru PAI dengan nilai momen kappa kedua 0,98 tergolong sangat praktis dan hasil praktikalitas angket yang diisi pesertaHasil praktikalitas e-modul oleh guru PAI dengan nilai momen kappa kedua 0,98 tergolong sangat praktis dan hasil praktikalitas angket yang diisi peserta
Useful /
BIARJOURNALBIARJOURNAL Guntur masih menimbulkan rasa keingintahuan dan minat pada manusia, menginspirasi karya seni, sastra, dan budaya populer, sekaligus menjadi pengingat kekuatanGuntur masih menimbulkan rasa keingintahuan dan minat pada manusia, menginspirasi karya seni, sastra, dan budaya populer, sekaligus menjadi pengingat kekuatan
YAYASANBHZYAYASANBHZ Di sisi lain, guru profesional ditandai oleh kompetensi pedagogik yang kuat, kemampuan berinovasi dalam pembelajaran, penguasaan teknologi pendidikan,Di sisi lain, guru profesional ditandai oleh kompetensi pedagogik yang kuat, kemampuan berinovasi dalam pembelajaran, penguasaan teknologi pendidikan,
STAIMA ALHIKAMSTAIMA ALHIKAM Strategi penggalangan dana di madrasah swasta merupakan elemen penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Pendekatan yang melibatkanStrategi penggalangan dana di madrasah swasta merupakan elemen penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Pendekatan yang melibatkan
IPTSIPTS Pada siklus I memperoleh skor 38 dengan kategori baik. Kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 44 dengan kategori sangat baik. Hasil belajarPada siklus I memperoleh skor 38 dengan kategori baik. Kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 44 dengan kategori sangat baik. Hasil belajar