UNPRIUNPRI
ELT (English Language Teaching Prima Journal)ELT (English Language Teaching Prima Journal)Penelitian ini mendalami tantangan berbicara yang dihadapi oleh siswa bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di SMA Swasta Dharma Karya Beringin pada tahun akademik 2024/2025, dengan tujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang hambatan linguistik dan psikologis yang menghambat kemampuan mereka dalam berbicara bahasa Inggris. Dengan menggabungkan teori psikolinguistik dan teori pembelajaran bahasa, studi ini mengeksplorasi bagaimana faktor psikologis dan strategi pembelajaran bahasa yang efektif memengaruhi proses pembelajaran bahasa. Melalui wawancara dan ujian terhadap siswa kelas XII, penelitian ini fokus pada identifikasi tantangan spesifik dalam keterlibatan diskursus linguistik serta investigasi faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan ini, seperti ketakutan akan kesalahan, sifat malu, dan masalah keahlian bahasa. Studi ini bertujuan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa, berkontribusi pada pemahaman yang lebih nuansa tentang akuisisi bahasa dan aspek psikologis dalam konteks pendidikan, dengan tujuan akhir meningkatkan keterampilan berbicara siswa EFL di SMA Swasta Dharma Karya Beringin.
Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa EFL di SMA Swasta Dharma Karya Beringin menghadapi berbagai tantangan berbicara yang melibatkan keterbatasan kosakata, kesalahan tata bahasa, kesulitan pengucapan, dan hambatan kecepatan berbicara.Faktor psikologis seperti rasa malu, ketakutan akan kesalahan, dan kurangnya motivasi juga berperan signifikan dalam menghambat kemampuan berbicara mereka.Studi ini menekankan pentingnya intervensi terarah, seperti program peningkatan kosakata, latihan pengucapan, dan aktivitas pembelajaran yang meningkatkan kepercayaan diri siswa, untuk meningkatkan kemampuan berbicara secara efektif.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas pendekatan pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan pengucapan siswa EFL, khususnya melalui simulasi interaktif. Selain itu, penelitian dapat menginvestigasi peran lingkungan kelas yang inklusif dalam mengurangi kecemasan berbicara dan meningkatkan partisipasi siswa. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak metode pengajaran terpadu antara kosakata dan tata bahasa dalam meningkatkan keakuratan komunikasi lisan siswa.
| File size | 407.89 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPRIUNPRI Setiap tindakan yang terjadi dalam setting keluarga adalah rangkaian proses akuisisi yang berkelanjutan dan berkala. Dalam hal ini, orang tua berperanSetiap tindakan yang terjadi dalam setting keluarga adalah rangkaian proses akuisisi yang berkelanjutan dan berkala. Dalam hal ini, orang tua berperan
UNPRIUNPRI Data dikumpulkan melalui observasi kelas, kuesioner, dan wawancara semi-terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa Quizlet digunakan secara sistematis sebagaiData dikumpulkan melalui observasi kelas, kuesioner, dan wawancara semi-terstruktur. Temuan menunjukkan bahwa Quizlet digunakan secara sistematis sebagai
UNPRIUNPRI Secara linguistik, siswa mengalami kesulitan dengan kosakata terbatas, pengenalan struktur teks yang buruk, dan kesulitan membuat inferensi—komponenSecara linguistik, siswa mengalami kesulitan dengan kosakata terbatas, pengenalan struktur teks yang buruk, dan kesulitan membuat inferensi—komponen
UNPRIUNPRI Nuansa ini menekankan sifat tergantung konteks dari faktor afektif dalam pembelajaran bahasa, yang sering kali diabaikan dalam diskusi teoritis yang lebihNuansa ini menekankan sifat tergantung konteks dari faktor afektif dalam pembelajaran bahasa, yang sering kali diabaikan dalam diskusi teoritis yang lebih
UNPRIUNPRI Oleh karena itu, legenda Putri Hijau berfungsi sebagai bahan ajar kontekstual yang meningkatkan kesadaran gender dan literasi budaya siswa. Legenda PutriOleh karena itu, legenda Putri Hijau berfungsi sebagai bahan ajar kontekstual yang meningkatkan kesadaran gender dan literasi budaya siswa. Legenda Putri
UNPRIUNPRI Penelitian ini membahas analisis kemampuan pemahaman bacaan siswa dalam memahami teks naratif. Penelitian ini dilakukan di SMP N 7 Medan. Subjek penelitianPenelitian ini membahas analisis kemampuan pemahaman bacaan siswa dalam memahami teks naratif. Penelitian ini dilakukan di SMP N 7 Medan. Subjek penelitian
UNPRIUNPRI Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata nilai 59,13 yang termasuk dalam kategori buruk. Penelitian ini menemukan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasiHal ini ditunjukkan oleh rata-rata nilai 59,13 yang termasuk dalam kategori buruk. Penelitian ini menemukan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi
UNPRIUNPRI Penelitian ini diharapkan membantu publik memahami strategi calon presiden dalam memengaruhi opini melalui pidato. Berdasarkan analisis pidato tiga calonPenelitian ini diharapkan membantu publik memahami strategi calon presiden dalam memengaruhi opini melalui pidato. Berdasarkan analisis pidato tiga calon
Useful /
UMPWRUMPWR Kreativitas siswa terlihat melalui keberanian untuk tampil, partisipasi dalam gerakan, kemampuan bekerja sama, serta kemampuan mengekspresikan diri selamaKreativitas siswa terlihat melalui keberanian untuk tampil, partisipasi dalam gerakan, kemampuan bekerja sama, serta kemampuan mengekspresikan diri selama
UMPWRUMPWR Dengan demikian, media kuis berbasis Canva layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam mendukung proses belajar IPAS. BerdasarkanDengan demikian, media kuis berbasis Canva layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang efektif dalam mendukung proses belajar IPAS. Berdasarkan
UNPRIUNPRI Siswa cenderung tidak memperhatikan pembelajaran bahasa Inggris, memperluas kosakata, dan membatasi waktu mereka untuk mencari sumber informasi tentangSiswa cenderung tidak memperhatikan pembelajaran bahasa Inggris, memperluas kosakata, dan membatasi waktu mereka untuk mencari sumber informasi tentang
UNPRIUNPRI signifikansi (dua sisi) sebesar 0,002 < 0,05. Semakin tinggi kecerdasan emosional, semakin tinggi kemampuan menentukan hasil belajar siswa. Semakin tinggisignifikansi (dua sisi) sebesar 0,002 < 0,05. Semakin tinggi kecerdasan emosional, semakin tinggi kemampuan menentukan hasil belajar siswa. Semakin tinggi