UNPRIUNPRI

Jurnal Mitra PrimaJurnal Mitra Prima

Kanker serviks merupakan kanker kedua penyebab kematian wanita di dunia setelah kanker payudara. Kanker serviks dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini pada bagian serviks. Deteksi dini kanker serviks paling sederhana yakni Inspeksi Visual dengan Asam asetat atau IVA Tes. IVA tes merupakan metode deteksi dini kanker serviks dengan mengoleskan asam asetat (cuka) ke dalam leher rahim. Bila terdapat lessi kanker, maka akan terjadi perubahan warna menjadi agak keputihan pada leher rahim yang diperiksa. Jika tidak ada perubahan warna, maka dapat dianggap tidak ada infeksi pada serviks. IVA Tes dapat dilakukan oleh seluruh Wanita Usia Subur (WUS) yang telah menikah, hasil pemeriksaan diperoleh dalam waktu 1-5 menit. Pentingnya deteksi dini kanker srviks dengan menggunakan metode IVA, harus dilakukan oleh setiap WUS yang telah menikah bertujuan mencegah kanker serviks, apabila saat deteksi dijumpai masalah pada serviks akan dapat ditangani dengan epat sehingga tidak berisiko pada keadaan yang lebih buruk lagi. Dalam kata lain, semakin dini diketahui semakin mudah ditangani. Dari uraian permasalahan tersebut sehingga perlu dilakukannya pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pemeriksaan IVA di kelurahan Tanjung Gusta, dimana masih banyak didapatkan WUS yang telah menikah belum melaksanakan IVA, sehingga apabila terlaksanakan diharapkan akan merubah pengetahuan, sikap, prilaku WUS untuk melakukan tes IVA.

Sebelumnya WUS tidak pernah melakukan IVA Tes, setelah diberikan informasi tentang manfaat dari deteksi Dini kanker serviks dengan menggnkan metode IVA tes dan dilakukan langsung dengan hasil yang lagsung diperoleh tanpa berbayar dan timbulnya rasa sakit, sehingga WUS yang tadinya hanya 2 orang (8%) saja yang ingin elakukan IVA tes menjadi bertambah dan semakin bertambah menjadi 21 orang (84%) yang ingi melakukan IVA Tes tersebut.

Untuk meningkatkan cakupan deteksi dini kanker serviks, perlu dilakukan sosialisasi dan peningkatan pelayanan kesehatan serta penyediaan sarana prasarana untuk pemeriksaan IVA bagi setiap puskesmas. Selain itu, penting untuk melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pihak puskesmas dalam upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan IVA. Strategi promosi kesehatan yang komprehensif, termasuk advokasi, bina suasana, dan pemberdayaan masyarakat, dapat membantu meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA dan menurunkan angka kejadian kanker serviks. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas strategi promosi kesehatan ini dalam meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA dan menurunkan angka kejadian kanker serviks di masyarakat.

Read online
File size1.32 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test